Dirjen Bina Bangda Kemendagri : Perpustakaan Daerah Harus Mampu Bertransformasi Mengikuti Perkembangan Tekhnologi

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Dr. Teguh Setyabudi MPd

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Dr. Teguh Setyabudi MPd

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Dr Teguh Setyabudi MPd mengajak pemerintah daerah dan seluruh masyarakat meningkatkan budaya gemar membaca untuk meningkatkan pembangunan literasi masyarakat.

“Sehingga kedepannya akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan dapat berdaya saing,” pada acara pembukaan Talkshow “Transformasi Perpustakaan Menuju Ekosistem Digital”, pada 23 Mei 2022.

Tentunya, tambah Teguh, hal tersebut juga perlu didukung dengan komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang perpustakaan, sehingga dapat mengatasi berbagai tantangan yang semakin kompleks di era digitalisasi ini.

“Tantangan yang paling kuat saat ini adalah arus informasi yang banyak dan datang secara bersamaan melalui berbagai sumber, terutama dari penggunaan teknologi dan informasi dan komunikasi,” tambah Teguh Setyabudi.

Acara itu digelar dalam upaya mendukung arah kebijakan nasional urusan pemerintahan bidang perpustakaan, mengingat saat ini kita sedang menghadapi perubahan iklim informasi era digital, sehingga perpustakaan daerah harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan tekhnologi.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah juga menyampaikan jumlah sebaran data perpustakaan di seluruh Indonesia masih didominasi di Pulau Jawa, yaitu Provinsi Jawa Timur (32.511), Jawa Tengah (28.624), Jawa Barat (25.570), Sulawesi Selatan (16.075) dan Sumatera Utara (12.273).

Hal ini berdampak juga pada hasil kajian tingkat gemar membaca masyarakat pada tahun 2020 untuk provinsi DI Yogyakarta mendapatkan nilai tertinggi yaitu 64,47, sedangkan untuk indeks pembangunan literasi masyarakat tahun 2020 nilai tertinggi diperoleh provinsi Kalimantan Selatan (48,70).

Ditegaskannya, Ditjen Bina Pembangunan Daerah akan senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan mitra Kementerian/Lembaga dalam memfasilitasi sinkronisasi perencanaan agar program kegiatan pemerintah daerah sejalan dan mendukung arah kebijakan nasional urusan perpustakaan menuju ekosistem digital.(RedJava)

Berita Terkait

Bapenda Sumenep Gelar Rakor HLM Dorong Digitalisasi dan Peningkatan PAD
Polres Sumenep Edukasi Pelajar Lewat Samsat Ka Sakolah, Tanamkan Kesadaran Lalu Lintas dan Pajak Kendaraan Sejak Dini
Dengan Ucapan Basmalah, Lapangan Raden Soepeno di Paseraman Resmi Dibuka, Jadi Pusat Baru Sepak Bola Kangean
Wabup Sumenep Ajak Pelajar Tertib Pajak dan Disiplin Berlalu Lintas Lewat Program Samsat Ka Sakolah
Pemkab Sumenep Apresiasi HCML, Program PPM Rp 2,5 Miliar Difokuskan untuk Tiga Kecamatan Kepulauan
Terima Kunjungan Syeikh Muhammad Husein Qadafi, Kapolres Sumenep Pererat Sinergitas Polri dan Ulama
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Buka Akses Ekonomi Warga Pedesaan
Program Samsat Ka Sakolah Hadir di SMAN Kalianget, Edukasi Taat Pajak Kendaraan untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:17 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Rakor HLM Dorong Digitalisasi dan Peningkatan PAD

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:27 WIB

Polres Sumenep Edukasi Pelajar Lewat Samsat Ka Sakolah, Tanamkan Kesadaran Lalu Lintas dan Pajak Kendaraan Sejak Dini

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:54 WIB

Dengan Ucapan Basmalah, Lapangan Raden Soepeno di Paseraman Resmi Dibuka, Jadi Pusat Baru Sepak Bola Kangean

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:36 WIB

Wabup Sumenep Ajak Pelajar Tertib Pajak dan Disiplin Berlalu Lintas Lewat Program Samsat Ka Sakolah

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Sumenep Apresiasi HCML, Program PPM Rp 2,5 Miliar Difokuskan untuk Tiga Kecamatan Kepulauan

Berita Terbaru