Direktur LBH IAIN Madura Sulaisi Abdurrazaq : Obrigado Korps Adhyaksa

Senin, 6 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur LBH IAIN Madura Sulaisi Abdurrazaq

Direktur LBH IAIN Madura Sulaisi Abdurrazaq

*Obrigado Korps Adhyaksa*

Oleh: *Sulaisi Abdurrazaq*
(Direktur LKBH IAIN Madura)

_”Dalam keadaan terbaik, manusia adalah binatang paling mulia. Tapi, bila dipisahkan dari hukum dan keadilan, manusia adalah yang terburuk”._

( *Aristoteles*, Filsuf Yunani)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP(06/06/20022)*MENGAPA* kita harus bergerak? karena harapan dan rasa kemanusiaan tidak boleh punah oleh sikap pasif dan kematian batin.

Karena kita harus mencegah kerusakan psikis yang lebih tragis. Penyebab diri tak berdaya melawan jahatnya birokrasi yang tamak.

Kekuasaan dengan kewenangan yang dominan dan menindas, memeras, meruntuhkan wibawa negara dan institusi kebanggaan.

Sebelum keserakahan digdaya, sebelum “hantu” di tengah-tengah kita semakin leluasa melempar seragam cokelat ke tong sampah, terpaksa kami menekan tombol bom nuklir bertajuk “Jaksa Pengkhianat” (29/05/22) yang berkelebat lalu menyambar meja kerja Kejaksaan Agung.

Begitulah cara kami menambah bobot harapan kepada Kejaksaan. Menanam bibit-bibit integritas, agar bibir kita tak kelu menyuarakan kebenaran.

Baca Juga :  Evakuasi Kembali Sisa Penumpang Kapal Sabuk Nusantara 91 Melibatkan Petugas Gabungan

Selama ini, Kejagung benar-benar telah bekerja keras memperbaiki sistem. Tetapi, “hantu” di tengah-tengah kita telah mengilusi publik tentang makna integritas.

Zona Integritas yang didorong secara sinergi dan kolosal oleh Pemerintah, terbentur tembok yang dibangun “hantu-hantu, yang lalu menjelma menjadi para pengkhianat Adhyaksa.

Bangsa ini, bersama dengan negara, harus bekerja lebih keras untuk melawan keraguan yang lebih besar terhadap integritas penegakan hukum.

Karena, sekeras apapun Korps Adhyaksa bekerja untuk menguatkan integritas Kejaksaan, pasti roboh seketika jika perkara dijadikan ladang untuk menambah pundi haram yang meresahkan.

Prof. Mahfudz MD pernah bilang, kalau kita bicara hukum, hukum itu sudah terlepas dari sukmanya,”. Itu kata Prof. Mahfud MD dalam acara ‘Perkembangan Situasi Aktual Politik, Hukum, dan Keamanan’ di Universitas Gadjah Mada, dikutip pada Sabtu 5 Juni 2021.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Apel Operasi Keselamatan Semeru 2025, Fokus pada Kepatuhan Berlalu Lintas

Menurutnya, hukum yang baik adalah yang menerapkan nilai-nilai dari agama, kesopanan, dan kesusilaan.

Selain itu, pada kesempatan lain, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyatakan, setiap insan kejaksaan harus mengedepankan integritas dan loyalitas sebagai standar minimum dalam menjalankan tugas, fungsi, dan wewenang. Jika ada yang menjadi benalu, Pak Burhanuddin menyatakan tidak akan segan-segan untuk memecat.

Dalam kasus Jaksa di Kejari Sumenep. Kira-kira, kemana aliran duit hasil perasan sebenarnya.

Kalau untuk kepentingan satu atau dua buah perut saja, saya kira akan berlebih. Malah, bisa “meledakkk boommmah” itu perut, karena asupan yang terlalu berlebih.

Itu hanya sebuah pertanyaan. Belum ada yang bisa menjawab.

Lepas dari semua itu, kami berterimakasih kepada:

Baca Juga :  Kejari Sumenep Catat Prestasi Besar, Keuangan Publik Hampir Rp20 Miliar Berhasil Diamankan

1. Rekan-rekan jurnalis, yang gigih, persisten dan sabar mengawal suara protes yang agak memaki.

2. Polres Sumenep yang mampu bekerja dengan SOP yang kokoh dan disiplin yang kuat.

3. Rekan-rekan Barisan Penegak Keadilan (BPK), yang bersedia memberi catatan hitam _(black note)_ terhadap oknum jaksa nakal di Kejari Sumenep.

4. Rekan-rekan advokat LKBH IAIN Madura yang meluangkan waktu di tengah kesibukan, memberi pendampingan secara gratis ketika meluap gerakan protes.

5. _Civil society,_ pegiat media sosial WhattAps, tweeter, Facebookers, YouTubers, dan lain-lain. _Obrigado._

Secara khusus, untuk Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kejaksaan Negeri Sumenep yang telah sigap dan cepat merespon masalah jaksa nakal.Kalian luar biasa. Karena itu, kami ucapkan: *MUITO OBRIGADO KORPS ADHYAKSA*. (REDJAVA)

Berita Terkait

Musibah Kebakaran Guluk-Guluk Sumenep: Dinsos P3A Pastikan Korban Tak Sendiri Hadapi Musibah
Resmi Naik Kelas, Polresta Sumenep Jadi Kekuatan Baru Jaga Kamtibmas di Ujung Timur Madura
SDN Pakandangan Sangrah Sumenep Ubah Konsep MPLS, Gandeng UTM, Perpustakaan Keliling dan Puskesmas
Reshuffle Birokrasi Sumenep, Bupati Fauzi Lantik 31 Pejabat Administrator dan Pengawas, Berikut Daftar Lengkapnya
Arta’ Potre’ Kone’ng, Kacang Hijau Kuning Asli Sumenep Menuju Pengakuan Nasional
Pemkab Sumenep Sambut Tim RS Kapal Ksatria Airlangga, Siap Dukung Riset hingga Pengembangan Wellness Medicine
Kemenag Sumenep Perkuat Integritas ASN Guru Madrasah di Empat Kecamatan
Tak Lagi Penuh Tekanan! MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong Sumenep Bangun Sekolah Tanpa Rasa Takut

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:12 WIB

Musibah Kebakaran Guluk-Guluk Sumenep: Dinsos P3A Pastikan Korban Tak Sendiri Hadapi Musibah

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Resmi Naik Kelas, Polresta Sumenep Jadi Kekuatan Baru Jaga Kamtibmas di Ujung Timur Madura

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:46 WIB

SDN Pakandangan Sangrah Sumenep Ubah Konsep MPLS, Gandeng UTM, Perpustakaan Keliling dan Puskesmas

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:07 WIB

Reshuffle Birokrasi Sumenep, Bupati Fauzi Lantik 31 Pejabat Administrator dan Pengawas, Berikut Daftar Lengkapnya

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:59 WIB

Arta’ Potre’ Kone’ng, Kacang Hijau Kuning Asli Sumenep Menuju Pengakuan Nasional

Berita Terbaru