JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Asap tebal belum lama hilang dari pemukiman warga Dusun Gonong, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk. Kebakaran yang melanda kawasan itu menghanguskan tiga unit rumah milik warga setempat, yaitu Nailur Rahman, Admaniya, dan Makkiya.
Peristiwa ini menyisakan puing dan kesedihan mendalam. Ketiga keluarga tersebut kehilangan tempat tinggal serta seluruh harta benda hasil jerih payah yang dikumpulkan bertahun-tahun lamanya.
Tak membiarkan warga berduka sendirian, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) segera menyalurkan bantuan darurat.
Masing-masing keluarga korban menerima santunan uang tunai sebesar Rp3 juta beserta paket kebutuhan pokok, sebagai bekal awal memulai kembali kehidupan yang sempat runtuh seketika.
Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE., MM, menyampaikan bahwa langkah ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar menyalurkan bantuan materi, melainkan bukti nyata bahwa pemerintah selalu ada dan peduli saat warganya sedang tertimpa musibah berat. Tidak ada warga yang harus menghadapi cobaan ini sendirian.” kata Dr. R. Abd. Rahman Riadi kepada media ini.
Ia mengakui bahwa materi tidak akan mampu menggantikan seluruh kenangan dan aset yang hilang terbakar, namun bantuan ini diharapkan mampu menjadi penopang di hari-hari awal yang paling sulit bagi Nailur Rahman, Admaniya, Makkiya beserta keluarga.
“Santunan Rp3 juta dan paket sembako ini mungkin belum bisa mengganti semua yang hilang, namun kami harap cukup memenuhi kebutuhan mendesak saat ini, sekaligus mengobati rasa sedih agar mereka segera bangkit kembali.” ujarnya.
Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk selalu sigap dan mengutamakan kepentingan warga dalam setiap kondisi darurat yang terjadi di wilayah Sumenep.
“Kami berkomitmen menjaga responsivitas dan ketepatan sasaran dalam setiap penanganan bencana maupun kondisi darurat sosial. Proses penyaluran pun kami jalankan sesuai aturan yang berlaku, namun tetap mengutamakan kecepatan bagi mereka yang membutuhkan.” tegas Rahman sapaan akrabnya.
Lebih lanjut dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan dan saling mengulurkan tangan demi meringankan beban saudara sebangsa.
“Musibah ini juga menjadi pengingat bagi kita semua betapa berharganya semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama. Mari kita bersinergi, pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, agar proses pemulihan warga terdampak bisa berjalan lebih cepat dan ringan.” tandasnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi langkah awal pemulihan bagi ketiga keluarga di Dusun Gonong. Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kepedulian yang hadir bisa menjadi cahaya harapan baru bagi mereka untuk kembali menata kehidupan yang lebih baik.












