Diduga Cabuli Puluhan Santri, Ustadz SN Dikecam Keras: Warga Desak Pesantren Ditutup

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Relawan Pemuda Angkatan Mohammad Zaini

Ketua Relawan Pemuda Angkatan Mohammad Zaini

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan SN, seorang ustadz sekaligus putra pengasuh pesantren di Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, memantik gelombang kemarahan dari berbagai kalangan.

Kecaman keras datang tidak hanya dari warga setempat, tetapi juga dari tokoh pemuda dan masyarakat, yang menuntut tindakan tegas dan transparan dari aparat penegak hukum.

Ketua Relawan Pemuda Angkatan (RPA), Mhd Zaini, yang saat ini berdomisili di Malaysia, secara tegas meminta agar pelaku dijatuhi hukuman maksimal. Ia juga mendesak agar pesantren tempat pelaku mengajar segera ditutup.

“Kami menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai moral dan ajaran agama,” ujar Zaini, Rabu (19/6/2025).

Zaini mengungkapkan adanya dugaan bahwa korban mencapai puluhan santri, yang menurutnya menunjukkan bahwa keberadaan lembaga pendidikan tersebut sudah tidak layak dipertahankan.

“Jika tidak ditutup, ini akan menjadi preseden buruk bagi masa depan pendidikan pesantren,” tegasnya.

Suara senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Arjasa, H. Muhammad Nur. Ia menuntut agar aparat penegak hukum bertindak transparan dan tidak pandang bulu, termasuk jika pelaku memiliki relasi kekeluargaan dengan tokoh pesantren.

“Kami sangat prihatin. Siapa pun pelakunya harus diadili. Jangan sampai kasus ini ditutup-tutupi hanya karena menyangkut keluarga tokoh agama,” ujarnya.

Lebih jauh, H. Muhammad Nur menyarankan agar seluruh kegiatan di pesantren tersebut dihentikan sementara waktu hingga proses hukum selesai dan para korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan yang layak.

“Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita. Jangan biarkan nama agama digunakan sebagai tameng untuk menutupi kejahatan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan. Namun, sumber menyebutkan bahwa SN telah diamankan untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga :  Peni Kumalasari Buktikan Kepemimpinan Visioner Lewat Tranparansi Layanan Desa Tanjung

Desakan dari masyarakat terus menguat. Mereka berharap proses hukum berjalan cepat, adil, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Kami menanti keadilan ditegakkan demi memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan berbasis agama,” pungkas Zaini. (REDJAVA***)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU