JAVANETWORK.CO.ID.NASIONAL – Mobil listrik yang dicanangkan untuk menjadi kendaraan dinas pejabat Pemerintah Daerah hingga pusat. Hal tersebut sudah sebagaimana mana tertuang dalam Instruksi Presiden yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 13 September 2022 beberapa waktu lalu.
Lantas, Siapa saja Pejabat Daerah yang telah menggunakan Mobil Listrik sebagai kendaraan dinas saat ini…?
1. Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH MH.
Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH mengampanyekan penggunaan mobil dan motor listrik dengan harapan dapat menumbuhkan minat masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep. Hal tersebut sebagaimana dikutip dari kanal bisnis.com.
“Selain ke instansi Pemerintahan, Kami juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan teknologi elektrifikasi yang ramah lingkungan dan biaya operasionalnya irit di kantong,” ujar Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH dalam siaran pers yang diterima di Surabaya, Sabtu (17 September 2022). Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH sejak awal meyakini akan terjadinya kenaikan harga bahan bakar (BBM).
Dari keyakinannya itulah yang mendorong berani untuk menggunakan mobil listrik merk “Hyundai Ionic” dengan nomor polisi M 1 VP sebagai kendaraan dinas kerjanya. Diketahui harga mobil listrik Hyundai tersebut berada dalam harga 682 juta hingga 723 juta.
Terhitung sejak itu, Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH tercatat sebagai satu-satunya kepala daerah se-Jawa Timur yang telah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinasnya.
2. Bupati Konawe Utara H. Ruksamin
Sejak tanggal 3 Juni 2021, Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara resmi mengumumkan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan operasional dinasnya. Hal itu ditandai dengan penyerahan satu unit mobil Hyundai Ionic Electric dari PT Hyundai Mobil Indonesia kepada Bupati Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Ruksamin.
Dilansir dari laman Hyundai Mobil Indonesia, Bupati Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Ruksamin mengatakan mobil listrik diklaim hemat, hanya butuh seperlima dari biaya BBM. Manfaat lain dari mobil listrik adalah mampu mengurangi dampak polusi udara/suara, tidak menghasilkan emisi, dan pemeliharaan mobil listrik sangat mudah ketimbang mobil konvensional.
Bahkan mobil Hyundai Ionic Electric ini juga akan dipergunakan sebagai kendaraan pendukung atas program presiden Jokowi.
“Kendaraan ini ramah lingkungan kita gunakan sebagai bahan sosialisasi dan dukungan atas program bapak presiden Jokowi terkait Go Green,” ujar Bupati Konawe Utara H. Ruksamin.
Uniknya Kabupaten Konawe Utara ternyata merupakan daerah yang termasuk menjadi pelopor dalam penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pejabatnya.
“Alhamdulillah, Kabupaten Konawe Utara adalah Kabupaten pertama di Indonesia yang menggunakan mobil listrik dan ke-2 di Indonesia setelah Provinsi Jawa Barat.
3. Bupati Gorontalo Nelson Pomalingga
Dilansir dari gorontalo.antaranews.com. Kepala Bidang Humas Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Helmi Daud mengatakan bahwa sejak awal tahun 2022 Bupati Gorontalo telah mengambil inisiatif dalam menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinasnya.
Hasil penelitian dari lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2010 silam menjadi alasan utama Bupati Gorontalo Nelson Pomalingga untuk menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinasnya.
“Merujuk pada perkembangan itulah, Saya meyakini bahwa mobil listrik menjadi kendaraan masa depan di seluruh dunia, termasuk di negara Indonesia,” ujar Bupati Gorontalo Nelson Pomalingga.
Berkaitan dengan Inpres dari Presiden Jokowi, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingga menyatakan siap untuk menindaklanjuti melalui mekanisme kebijakan serta penganggaran yang terencana, terkoordinasi, terukur, dan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. (REDJAVA/FRN****)












