Dari Pantai Sumenep Menuju Pasar Dunia: UNIBA Madura Ubah Rumput Laut Jadi Komoditas Bernilai Tinggi

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) hadir langsung di Desa Pagarbatu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) hadir langsung di Desa Pagarbatu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya pemberdayaan masyarakat pesisir kembali digelorakan dari dunia kampus. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) hadir langsung di Desa Pagarbatu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, untuk mendampingi petani rumput laut. Program ini mengusung tema “Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat” dengan fokus meningkatkan kualitas pasca panen lewat teknologi SW Solar Dryer.

Selama ini, petani rumput laut di Sumenep masih mengandalkan cara tradisional dengan menjemur di bawah terik matahari. Proses tersebut tak jarang menimbulkan masalah: pengeringan yang memakan waktu lama, ketergantungan pada cuaca, hingga kualitas produk menurun akibat terpapar debu dan kotoran. Dampaknya, harga jual rendah dan posisi tawar petani lemah.

Baca Juga :  Terima Penghargaan dari Kapolres Sumenep, Kabag Ops Kompol Dodik Wibowo, SH, MH Sampaikan ini

Menjawab persoalan itu, tim UNIBA Madura memperkenalkan teknologi SW Solar Dryer. Alat ini memanfaatkan energi matahari dengan sistem pengeringan tertutup yang lebih higienis, cepat, dan menjaga mutu produk. Dengan teknologi tersebut, rumput laut diharapkan bisa memenuhi standar kualitas tinggi, baik untuk kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berhenti di sisi teknologi, program pendampingan ini juga memberikan pelatihan teknis penggunaan alat, manajemen pasca panen, hingga strategi pemasaran. Tim UNIBA Madura memastikan petani benar-benar memahami sekaligus mampu menerapkannya secara mandiri.

Baca Juga :  Kisah Haru Wisudawan Terbaik PENS Asal Sumenep

Siti Sa’adah, S.AB., M.M., anggota tim Pengmas UNIBA Madura menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat pesisir.“Kami hadir untuk menjawab kebutuhan nyata petani. Teknologi SW Solar Dryer bukan hanya sekadar inovasi, tetapi juga jalan menuju peningkatan daya saing. Harapannya, petani rumput laut di Desa Pagarbatu bisa mandiri, sejahtera, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2025 melalui hibah pengabdian masyarakat. Kehadiran dukungan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Tak Ada Waktu Bagi Damkar: Ular Masuk Kamar Mandi, Tim Damkar Sumenep Bergerak Sebelum Fajar

Masyarakat pun menyambut positif pendampingan ini. Beberapa petani mengaku lebih optimistis.“Kalau dulu sering susah kalau musim hujan, rumput laut tidak kering-kering, akhirnya rusak dan tidak laku. Dengan alat ini, kami jadi lebih yakin kualitasnya bagus dan harganya juga bisa lebih tinggi,” tutur salah satu petani setempat.

Dengan langkah inovatif ini, Desa Pagarbatu diproyeksikan menjadi contoh sukses desa pesisir yang berhasil mengembangkan potensi rumput laut berbasis teknologi. Jika program ini terus berlanjut, Sumenep bukan tidak mungkin akan menjelma sebagai pusat penghasil rumput laut berkualitas tinggi dengan daya saing global. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat
Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal
Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi di Lamongan, Ketua PBSI: Semoga Jadi Semangat Atlet Lain
Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif
Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas
BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya
Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan
HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga

BERITA TERKAIT

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi di Lamongan, Ketua PBSI: Semoga Jadi Semangat Atlet Lain

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas

BERITA TERBARU