JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Kangayan bersama Fighter Team menggelar kegiatan dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif dan bersinergi.
Acara yang diselenggarakan dalam upaya membangun pondasi kemitraan TNI-POLRI, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa untuk menciptakan situasi yang Kondusif, Minggu (20/08/2023).
Kegiatan yang diselenggarakan di halaman Kantor Desa Torjek dihadiri Jajaran Forkopimka Kangayan, diantaranya Camat Kangayan diwakili Sekcam Kangayan, Ketua AKD Kangayan dan Kades se-Kecamatan Kangayan.
Selain itu juga tampak hadir, Kapolsek Kangayan Iptu Miftahol Rahman, SH, MH, Danramil Kangayan, tokoh agama, tokoh masyarakat, aktifis dan LSM Keta Peduli.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kangayan, IPTU Miftahol Rahman, SH, MH menyampaikan terima kasih atas kedatangan Team Fighter ke wilayah Kangayan.
“Selamat datang dan saya sampaikan terima kasih atas kedatangan Fighter Team di Kecamatan Kangayan,” kata IPTU Miftahol Rahman saat mengawali kata sambutannya.
Menurut Kapolsek Kangayan, menyebut kedatangan Fighter Team ke Kecamatan Kangayan untuk menjalin sinergitas sekaligus menguatkan komitmen demi mewujudkan kamtibmas yang kondusif.
“Kehadiran rekan-rekan Fighter Team ini patut kita apresiasi,” pungkas Kapolsek termuda di jajaran Polres Sumenep itu.
Sementara itu, Ketua Fighter Team, Igusty Madani menyampaikan pujian dan apresiasi terhadap responsifnya jajaran Forkopimka, Ketua AKD, Kades Torjek, dan para Kades yang lain serta aktivis Kangayan.
“Sebuah kehormatan kami bisa datang ke Kecamatan Kangayan ini, terima karena sudah menyambut kami dengan ramah,” ujarnya, pada media ini, Senin (21/08/2023).
Owner Media Online Detikzone itu juga menuturkan maksud dan tujuan datang kesini, untuk memberikan penyuluhan dan jurnalis ke wilayah Kangayan. Oleh karena itu penyuluhan hukum dan jurnalistik akan menjadi informasi penting yang harus disampaikan.
“Agar semua elemen masyarakat bisa yang hadir saat ini bisa menimalisir terjadinya benturan hukum terhadap segala persoalan karena kurang pemahaman,” terang Igusty Madani.
Pihaknya mengimbau seluruh Kades, jajaran Forkopimka ataupun TNI-POLRI tidak perlu takut dengan kedatangan wartawan maupun LSM selama melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya.
“Karena wartawan yang profesional tentunya akan mengedepankan ada kesopanan saat berinteraksi dengan narasumber serta mentaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya,” paparnya.
Tentu tidak bisa dipungkiri, lanjut dia seiring berjalannya waktu, wartawan dan perusahaan pers telah menjamur di era digital. Bahan fakta dilapangan tidak sedikit pula para kades mendapat perlakuan yang kurang baik bahkan mungkin merasa terancam dan dirugikan.
“Demi menimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, para kades dan seluruh elemen pemerintahan termasuk TNI-POLRI harus lebih bijaksana menyikapi dinamika yang terjadi,” ungkap pria gondrong itu menegaskan.
Dirut PT Media Detikzone tersebut menerangkan termasuk harus siap mental saat menghadapi wartawan yang profesional maupun wartawan yang kurang profesional.
“Misalkan ada oknum wartawan yang memberitakan Kades, namun sudah melenceng dari kode etik jurnalistik, ada narasi yang menjustifikasi, tidak berimbang ataupun lain-lain, anda berhak untuk minta hak jawab maupun koreksi, karena wartawan dan narasumber hakikatnya memiliki hak yang setara,” jelasnya.
Lebih lanjut pria gondrong ganteng ini menegaskan bagi pers yang tidak melayani hak jawab akan dikenakan sanksi hukum pidana denda sebesar Rp.500 juta, karena sudah melanggar kode etik jurnalistik, sebagaimana yang tercantum dalam UU No 40 tahun 1999.
Pada kesempatan yang sama, Ketua AKD Kecamatan Kangayan Hasanullah mengaku bersyukur atas terciptanya sinergitas sehingga nantinya bisa berjuang bersama sama untuk menjaga kondusifitas Kecamatan Kangayan.
“Syukur Alhamdulillah dengan adanya Sinergitas ini,” ucap Hasanullah mengawali sambutannya.
Hasanullah berharap sinergitas yang telah dijalin terus dijaga agar segala persoalan yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Kangayan bisa diselesaikan dengan baik, penuh koordinasi dan musyawarah.
“Saya rasa Sinergitas ini penting untuk kita bersama demi mewujudkan Wilayah Keamanan kondusif dan mengedepankan koordinasi,” ulasnya.
Ia akan mengagendakan acara tersebut setiap tahun, dimana pelaksanaannya nanti akan digelar bertepatan dengan HUT Republik Indonesia.
“Kita akan agendakan acara ini setiap tahun,” pungkasnya.
Berkenan dengan itu, Pembina Fighter Team, Ach. Supyadi, S.H., M.H juga memberikan pemaparan singkat mengenai hukum.
Setelah itu, acara berlanjut ke sesi tanya jawab mengenai sejumlah persoalan di Kecamatan Kangayan.
Pada momentum tersebut, ketua AKD Kangayan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang kemudian dijawab oleh Kapolsek Kangayan Iptu Miftahol Rahman, SH, MH.
Usai pemaparan- pemaparan, acara dilanjutkan dengan hiburan masyarakat dengan iringan musik electone. (REDJAVA****)












