PBB P2 Termurah se-Madura, Wujud Keberpihakan Bupati Fauzi kepada Masyarakat Sumenep

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi Bersama Kepala Samsat Samtiono dan JPU Kejari Nur di Aula Wiraraja Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (21/08/2025)

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi Bersama Kepala Samsat Samtiono dan JPU Kejari Nur di Aula Wiraraja Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (21/08/2025)

JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP Kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kabupaten Sumenep menuai apresiasi luas.

Bagaimana tidak, tarif PBB di Kota Keris ini ditetapkan sebagai yang termurah se-Madura, sekaligus menjadi bukti nyata keberpihakan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada masyarakatnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa tahun ini tidak ada kenaikan PBB.

Baca Juga :  Kunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Presiden Bagikan BLT dan Cek Harga Komoditas

Kepastian itu ia sampaikan saat kegiatan Capacity Building Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Pajak Daerah Tahun 2025 di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep, Kamis (21/8/2025).

“Besaran PBB P2 di Kabupaten Sumenep berkisar antara Rp6.000 hingga Rp8.000. Angka ini tetap, tidak ada kenaikan. Bahkan, kalau dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Madura, tarif PBB kita paling murah,” ujar Faruk.

Menurutnya, keberlanjutan kebijakan itu merupakan bentuk nyata perhatian Bupati Fauzi yang konsisten menjaga agar PBB tidak menjadi beban berat bagi masyarakat kecil.

“Ini wujud keberpihakan Bupati Fauzi terhadap masyarakat Sumenep. Beliau ingin rakyatnya bisa membayar pajak dengan ringan, namun tetap berkontribusi bagi pembangunan,” jelasnya.

Faruk menambahkan, murahnya tarif PBB P2 juga memiliki tujuan strategis, yakni meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Yang lebih penting dari sekadar besarannya adalah kesadaran bersama untuk taat pajak. Dengan begitu, pembangunan di Kabupaten Sumenep bisa terus berjalan dan hasilnya kembali dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Dari Silaturahmi hingga Aksi Kemanusiaan, Forsekdesi Sumenep Perkuat Peran Organisasi
Polisi Ganding Bergerak Cepat, Pelaku Sabu Ditangkap di Pinggir Jalan Desa Ketawang Larangan
Dukungan TNI di Soekarno Fun Run 2026, Danyonif TP 931/KJ Hadir di Tengah Ribuan Warga Sumenep
Jamaah Haji Indonesia Asal Sumenep Minta Evaluasi Total, Kualitas Katering dan Transportasi di Tanah Suci Dikeluhkan
Soekarno Fun Run 2026 Sumenep Sukses Digelar, Ini Daftar Lengkap Para Juara di Semua Kategori
Ribuan Peserta Banjiri Soekarno Fun Run Sumenep 2026, Semangat Nasionalisme dan Gaya Hidup Sehat Bergema
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Rayakan Hari Donor Darah Sedunia 2026
Balap Liar Jadi Perhatian Serius, Polres Sumenep Perketat Pengawasan di Sejumlah Titik Rawan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dari Silaturahmi hingga Aksi Kemanusiaan, Forsekdesi Sumenep Perkuat Peran Organisasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:20 WIB

Polisi Ganding Bergerak Cepat, Pelaku Sabu Ditangkap di Pinggir Jalan Desa Ketawang Larangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:01 WIB

Dukungan TNI di Soekarno Fun Run 2026, Danyonif TP 931/KJ Hadir di Tengah Ribuan Warga Sumenep

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:34 WIB

Jamaah Haji Indonesia Asal Sumenep Minta Evaluasi Total, Kualitas Katering dan Transportasi di Tanah Suci Dikeluhkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:20 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Sumenep Sukses Digelar, Ini Daftar Lengkap Para Juara di Semua Kategori

Berita Terbaru