Cinta yang Dihalalkan Ombak: 200 Pasutri Sumenep Akhirnya Resmi di Mata Negara

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim Bersama Pasutri di Acara Nikah Massal di Pantai Badur Batuputih, Sabtu (17/05/2025)

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim Bersama Pasutri di Acara Nikah Massal di Pantai Badur Batuputih, Sabtu (17/05/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di bibir Pantai Badur yang tenang, debur ombak seolah melagukan doa.

Di bawah langit yang teduh dan semilir angin laut yang menyejukkan, 200 pasangan suami istri akhirnya mengikat janji dalam ikatan yang sah, Sabtu siang (17/5/2025).

Bukan janji baru namun pengesahan cinta yang telah lama bersemi, yang selama ini belum diakui secara hukum negara.

Beberapa telah bersama selama puluhan tahun. Mereka bertemu di tanah rantau, menikah secara adat, atau hidup berdampingan dalam kesederhanaan.

Namun karena keterbatasan biaya, akses, atau ketidaktahuan hukum, mereka tak pernah memiliki buku nikah. Hari itu, semua berubah.

Baca Juga :  Kepedulian Babinsa Ambunten Bantu Tukang Pasang Keramik di Rumah Warga Binaan

Di bawah langit biru Sumenep, cinta mereka diformalkan oleh negara, dalam balutan budaya Madura yang kental dan penuh haru.

“Rasanya seperti kembali ke hari pertama kami menikah. Tapi kali ini, kami sah di mata negara,” ungkap seorang pria dengan matanya berkaca-kaca, sambil menggenggam erat tangan istrinya yang ikut menitikkan air mata bahagia.

Acara nikah massal ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Sumenep, digelar bersamaan dengan Festival Ojhung, bagian dari Kalender Event Sumenep 2025.

Di balik kemeriahan budaya, terselip misi sosial: memulihkan hak-hak sipil warga yang selama ini terpinggirkan karena pernikahan mereka belum tercatat secara resmi.

Baca Juga :  Gencar Lakukan Operasi Yustisi, Kapolsek Sepudi Tindak Tegas Warga Yang Melanggar Prokes Covid-19

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, yang hadir langsung memimpin prosesi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keadilan sosial.

“Ketika pernikahan tidak tercatat negara, maka pasangan suami istri dan anak-anak mereka kehilangan banyak hak: dari pendidikan, warisan, hingga perlindungan hukum. Maka hari ini, bukan hanya cinta yang kami resmikan, tapi juga masa depan mereka,” kata KH. Imam Hasyim dalam sambutannya.

Pantai Badur bukan sekadar lokasi, melainkan saksi sejarah. Di sanalah cinta-cinta yang tersembunyi akhirnya mendapat cahaya.

Baca Juga :  Teror Ular Besar Gegerkan Toko di Gedungan: SiLaPor 112 Sumenep Gerak Cepat Evakuasi!

Di sanalah negara hadir bukan hanya sebagai pengatur, tetapi juga sebagai pelindung. Di sanalah air mata jatuh bukan karena luka, tapi karena lega.

“Ini bukan akhir, tapi awal baru bagi mereka. Awal yang sah, yang kuat, dan yang diberkahi. Semoga ini menjadi pengingat bahwa negara tak boleh lalai pada warganya, sekecil apa pun mereka. Karena keadilan harus menjangkau sampai ke pelosok pantai dan hati rakyat paling dalam,” pungkasnya (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru