Cegah Konflik Sosial, Kemenag Sumenep Bekali KUA dengan Early Warning System

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Konflik Sosial, Kemenag Sumenep Bekali KUA dengan Early Warning System

Cegah Konflik Sosial, Kemenag Sumenep Bekali KUA dengan Early Warning System

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda depan pelayanan masyarakat. Salah satunya melalui Sosialisasi Early Warning System (EWS), sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi konflik sosial berbasis keagamaan, Selasa (16/9/2025).

Bertempat di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), kegiatan ini diikuti 54 peserta dari seluruh KUA se-Kabupaten Sumenep. Mereka merupakan ketua dan sekretaris Tim Pencegahan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan di tingkat kecamatan.

Baca Juga :  PWRI Sumenep Bagikan Ratusan Voucher Takjil Gratis untuk Dukung UMKM di Bulan Ramadan

Kepala Kemenag Sumenep, H. Abdul Wasid, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menjaga kerukunan umat beragama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Early Warning System bukan hanya alat deteksi. Lebih dari itu, ini adalah komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat moderasi beragama,” kata Abdul Wasid.

Ia menambahkan, KUA harus hadir bukan sekadar sebagai institusi pelayanan nikah dan rujuk, melainkan juga sebagai benteng harmoni sosial yang mampu mendeteksi sekaligus merespons cepat potensi konflik di tengah masyarakat.

“Program EWS sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional yang menekankan pelibatan langsung tokoh agama dan aparatur keagamaan. Dengan begitu, sistem peringatan dini benar-benar berbasis komunitas dan lebih dekat dengan akar persoalan di lapangan,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi ini, peserta dibekali pemahaman teknis untuk mengidentifikasi, melaporkan, dan menindaklanjuti gejala konflik keagamaan di wilayah kerja masing-masing. Harapannya, langkah antisipasi bisa dilakukan lebih cepat sebelum persoalan meluas. (REDJAVA****)

Baca Juga :  TP PKK Sumenep dan BI Jatim Kolaborasi Ciptakan Gelombang Baru Gerakan Cinta dan Bangga Rupiah

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU