JAVANETWORK.CO.ID SUMENEP – Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan voucher takjil gratis kepada pengunjung Taman Tajamara. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memberikan dukungan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Pembagian voucher takjil ini tidak hanya menyasar para pengunjung taman, tetapi juga ditujukan kepada abang becak, pengemudi ojek online, serta anak-anak yang sedang menjalankan ibadah puasa. Dengan sistem voucher, masyarakat dapat menukarkannya langsung kepada pedagang takjil yang berjualan di sekitar lokasi acara.
Ketua PWRI Sumenep, Rusydiyono, menjelaskan bahwa skema pembagian voucher ini bertujuan untuk menghidupkan perekonomian UMKM selama bulan Ramadan.
“Kami sengaja menggunakan sistem voucher agar masyarakat bisa menukarkannya langsung ke pedagang takjil lokal. Ini adalah langkah kecil kami untuk membantu roda perekonomian pelaku usaha kecil di Sumenep,” ujar Rusydiyono, Sabtu (15/03/2025).
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi program tersebut karena tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima takjil, tetapi juga membantu meningkatkan omzet para pedagang.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Selain bisa menikmati takjil gratis, kami para pedagang juga merasakan manfaatnya karena dagangan kami semakin laris,” ungkap salah seorang pedagang takjil di Taman Tajamara.
Sebagai pelengkap kegiatan, PWRI Sumenep juga menghadirkan hiburan berupa live musik akustik untuk menghibur para pengunjung yang menunggu waktu berbuka puasa.
Melalui program ini, PWRI Sumenep berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Ini bukan sekadar berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, tetapi juga upaya nyata kami untuk turut serta dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,” tutup Rusydiyono, yang merupakan alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep. (REDJAVA****)












