JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Senja di Kota Sumekar kali ini terasa lebih hangat, bukan hanya karena sinar matahari yang mulai meredup, tetapi juga karena ketulusan yang terpancar dari jajaran Polres Sumenep.
Dalam rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2025, Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sumenep turun langsung ke jalan, membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang tengah berpuasa.
Di depan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2025, suasana sore berubah menjadi penuh kehangatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Puluhan personel kepolisian berseragam biru berkumpul, membawa paket takjil yang siap diberikan kepada para pengguna jalan yang belum sempat berbuka.
Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima menambah suasana haru dalam aksi sosial ini.
“Operasi Ketupat Semeru bukan hanya soal pengamanan mudik dan arus lalu lintas, tetapi juga soal kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci ini, terutama bagi mereka yang masih di perjalanan saat azan Magrib berkumandang,” ujar AKBP Henri disela-sela kegiatan, Rabu (26/03/2025).
Sejumlah pengendara yang menerima takjil mengungkapkan rasa syukur atas aksi humanis ini.
Selain membagikan takjil, personel Polres Sumenep juga tetap menjalankan tugas utama dalam Operasi Ketupat Semeru 2025, memastikan arus lalu lintas tetap aman dan tertib menjelang puncak mudik Lebaran.
“Dengan strategi pengamanan yang matang, kepolisian berupaya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak kembali ke kampung halaman,” jelasnya.
Dengan adanya aksi berbagi ini, Polres Sumenep menunjukkan bahwa kepolisian bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan mempererat ikatan kemanusiaan,” tandasnya.
Sore itu, bukan hanya takjil yang dibagikan, tetapi juga cahaya kebaikan yang menerangi jalanan Sumenep, mengingatkan bahwa di tengah kesibukan dunia, kepedulian tetap menjadi hal yang utama. (REDJAVA/Humas****)









