Bupati Sumenep : Berkarya Perlu Chemistry Penulis

Senin, 19 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Saat Menghadiri Acara Selebrasi Merdeka Berkarya

Bupati Sumenep Saat Menghadiri Acara Selebrasi Merdeka Berkarya

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi, S.H.,M.H menghadiri acara “Selebrasi Merdeka Berkarya” yang digelar oleh Komunitas Kata Bintang (KKB) bertempat di Taman Adhep Asor Pendopo Sumenep, Jalan Dr Wahidin Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Minggu (18/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep Ra Fauzi menuturkan bahwa seorang penulis ketika ingin berkarya harus memiliki chemistry dengan tulisan yang ia buat.

Baca Juga :  Atas Pencapaian RJ Tertinggi di Madura, Kejari Sumenep Terima Penghargaan Kajati Jatim

Oleh sebab itu, Bupati Sumenep menegaskan ketenangan jiwa sangat dibutuhkan seorang penulis, ketika ingin memulai untuk menulis sebuah karya.

“Penulis harus mempunyai ketenangan jiwa untuk dapatkan chemistry untuk tulisannya,” ujar Bupati Sumenep Ra Fauzi saat diwawancarai oleh media.

Ketika ketenangan jiwa saat menulis itu hilang, menurutnya, dapat dipastikan tulisan yang dihasilkan tidak memiliki ruh yang bisa menyentuh para pembaca.

Baca Juga :  Kabag Penum Divhumas Polri : Bareskrim Polri Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Penipuan Modus Bisnis SPBU

Salah satu cara mencapai ketenangan itu ialah, dengan memberikan waktu untuk sendirian, agar jiwanya hadir dan tulisannya pun hidup. Sehingga pembaca dapat merasakan emosi, yang ingin disampaikan.

“Penulis itu butuh dalam kesendirian, tidak ingin diganggu karena memang butuh ada jiwa masuk dalam penulisan tersebut,” tambahnya.

Selain itu dirinya juga menegaskan pentingnya, untuk terus membaca bagi seorang penulis.

Baca Juga :  Survei Tingkat Pelayanan Rutan Kelas IIB Sumenep di Bulan November Sangat Memuaskan

Sebab menurutnya dengan membaca, penulis akan semakin lihai dalam menorehkan gagasan-gagasan yang ia miliki.

Adapun kegiatan membaca yang dimaksud orang satu di lingkungan Pemkab Sumenep tersebut, tidak terbatas pada buku-buku saja, tapi juga keadan sekitar baik dari manusia maupun alam lingkungannya.

“Membaca itu bukan hanya referensi buku, tapi membaca kehidupan ini,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya
Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar
Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut
PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun
Grand Final Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Jadi Sorotan, Talenta Terbaik Madura Siap Tampil Memukau

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:14 WIB

Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:59 WIB

Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar

Berita Terbaru