JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa roda birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep masih akan berjalan tanpa adanya mutasi jabatan dalam waktu dekat.
Saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, 16 September 2025, Fauzi dengan tegas membantah isu yang beredar.
“Belum ada mutasi,” ujarnya singkat namun penuh penekanan.
Sosok orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak larut dalam spekulasi rotasi jabatan yang kerap mencuat di internal Pemkab.
Menurutnya, energi ASN lebih tepat difokuskan pada pelayanan publik yang prima.
“Mutasi jabatan itu hal biasa dan pasti terjadi. Jadi tidak perlu ditunggu-tunggu. Fokus saja bekerja,” tegasnya.
Pernyataan Fauzi sekaligus menjadi penegasan politik dan birokrasi, bahwa prioritas pemerintahannya bukan pada pergeseran kursi jabatan, melainkan optimalisasi kinerja.
Ketua DPC PDIP Sumenep itu menilai, stabilitas pelayanan publik jauh lebih penting ketimbang terjebak dalam wacana mutasi.
“Roda pemerintahan harus tetap berjalan efektif. Jangan sampai isu rotasi jabatan mengganggu fokus dan kinerja,” ungkapnya.
Lebih jauh, Fauzi menjelaskan bahwa proses mutasi atau rotasi baru akan dilakukan setelah penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.
Saat ini, posisi strategis tersebut masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) pasca-pensiunnya Sekda sebelumnya per 31 Agustus 2025.
Dengan menunggu kepastian Sekda definitif, Fauzi berharap arah kebijakan mutasi nantinya bisa lebih terukur, sesuai kebutuhan organisasi, serta benar-benar menopang peningkatan pelayanan masyarakat. (REDJAVA****)












