JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep perlahan menjelma menjadi episentrum baru kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menunjukkan keseriusan luar biasa dalam mendorong UMKM lokal agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.
Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah lahirnya Halal Hub, sebuah pusat pengembangan produk halal yang dirancang tidak sekadar sebagai fasilitas pendukung, tetapi sebagai gerbang menuju standar ekspor global.
“Halal Hub ini kami gagas sebagai jawaban atas harapan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, agar produk UMKM Indonesia mampu go international. Sumenep harus menjadi bagian dari arus besar kebangkitan ekonomi bangsa,” ujarnya, Selasa (09/09/2025)
Bukan hanya membangun Halal Hub, Pemkab Sumenep juga bergerak cepat menggandeng berbagai platform digital raksasa seperti Gojek, Grab, dan Maxim, hingga platform lokal seperti COD, guna memperluas akses pemasaran UMKM.
Bahkan, pasar-pasar tradisional dan daerah terpencil seperti Tajamara dan Pasar Bangkal pun kini mulai disentuh ekosistem digital.
“Kami tidak ingin digitalisasi hanya berhenti di kota-kota besar. Semua UMKM di Sumenep, baik di pusat keramaian maupun di pelosok, harus merasakan manfaat teknologi sebagai saluran distribusi baru,” terangnya.
Tidak berhenti di situ, Pemkab Sumenep juga menghadirkan QRIS sebagai sistem pembayaran modern yang dinilai akan mempercepat arus transaksi dan mendorong inklusi keuangan di tingkat akar rumput.
Langkah ini sekaligus mengajarkan para pelaku UMKM bahwa keberhasilan tidak lagi hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman.
“UMKM adalah pondasi ekonomi masyarakat. Karena itu, tugas kami adalah memberikan kemudahan, menyiapkan fasilitas, dan membuka jalan agar mereka bisa tumbuh, berkembang, dan bersaing dengan produk dari daerah lain maupun negara lain,” paparnya dengan nada penuh keyakinan.
Dengan strategi berlapis ini, Pemkab Sumenep optimistis UMKM lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga akan melesat sebagai kekuatan baru di pasar global.
“Kami ingin membuktikan bahwa dari Sumenep, produk UMKM bisa mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” tutupnya. (REDJAVA****)












