Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Bupati Fauzi di Hari Batik Nasional; Menjaga Batik Menjaga Martabat Bangsa - Java Network

Bupati Fauzi di Hari Batik Nasional; Menjaga Batik Menjaga Martabat Bangsa

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fauzi di Hari Batik Nasional; Menjaga Batik Menjaga Martabat Bangsa

Bupati Fauzi di Hari Batik Nasional; Menjaga Batik Menjaga Martabat Bangsa

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di tengah riuhnya arus modernisasi dan derasnya industri tekstil global, Sumenep memilih untuk tetap meneguhkan jati dirinya. Pada peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menegaskan bahwa batik bukan semata-mata karya seni, melainkan identitas bangsa yang harus diwariskan lintas generasi.

“Batik bukan sekadar kain. Ia adalah bahasa budaya, warisan leluhur yang menyimpan filosofi kehidupan, dan simbol keindahan sekaligus keteguhan karakter bangsa Indonesia,” ujar Fauzi dalam keterangannya di Sumenep, Kamis (2/10).

Fauzi yang tampil mengenakan ikat kepala khas Madura, dengan khidmat menorehkan malam di atas kain putih, menandai kebersamaan masyarakat Sumenep dalam merayakan Hari Batik Nasional. Baginya, momentum ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan panggilan sejarah untuk menjaga warisan tak ternilai.

“Sumenep memiliki motif batik dengan kekhasan tersendiri, yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna filosofis. Setiap motif merekam kisah, doa, bahkan perjalanan hidup masyarakat Madura. Inilah yang membedakan batik dengan sekadar busana modern,” tegasnya.

Menurut Bupati, pemerintah daerah berkomitmen penuh mendorong industri batik lokal agar tidak tenggelam di tengah persaingan global. Dukungan terhadap perajin batik, promosi motif khas Sumenep, hingga integrasi batik dalam identitas wisata dan budaya lokal, menjadi agenda strategis Pemkab Sumenep.

“Batik harus hidup di jalan-jalan, di sekolah-sekolah, di panggung internasional, dan dalam keseharian kita. Dengan begitu, anak-anak muda tidak hanya mengenakan batik karena kewajiban, tetapi karena kebanggaan,” tutur Fauzi.

Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober ditetapkan UNESCO sejak 2009, ketika batik diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda asal Indonesia. Sejak saat itu, batik menjadi simbol diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Bupati Fauzi pun menutup dengan sebuah pesan kuat:
“Menjaga batik berarti menjaga martabat bangsa. Dari Sumenep, kita ingin mengirim pesan ke dunia: Indonesia adalah rumah batik, dan batik adalah wajah peradaban kita.”

Dengan gaung yang mengakar hingga ke pelosok desa, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini di Sumenep tak sekadar seremoni, tetapi sebuah pernyataan. Bahwa di tengah dunia yang serba cepat dan instan, batik tetap berdiri tegak sebagai mahakarya yang abadi. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Terik Matahari Tak Halangi Perantau Madura di Klaten, Paguyuban TKM Kumpulkan Zakat Fitrah untuk Warga Membutuhkan
Kupas Program Strategis Presiden Prabowo, Dr. Naghfir Luncurkan Buku Koperasi Merah Putih untuk Kebangkitan Ekonomi Desa
Semarak Joyful Ramadan 1447 H, Majelis Sholawat Fatih Keraton Langit Bina Keluarga Sakinah Maslahat Lintas Desa
Usai Berbagi Takjil, Bakesbangpol Sumenep Hangatkan Ramadan dengan Bukber dan Santunan Anak Yatim
Ketika Senja Ramadan Menyatukan Hati: Bakesbangpol Sumenep Berbagi Takjil di Jalan Trunojoyo
PC IMM Sumenep Siapkan Raport Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati
Peringatan Nuzulul Quran, Kepala Dinsos P3A Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
BREAKING NEWS: Video Viral di Grup Aliansi Indonesia Raya, Ibu Rumah Tangga di Ambunten Tewas Tertimpa Pohon

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:55 WIB

Terik Matahari Tak Halangi Perantau Madura di Klaten, Paguyuban TKM Kumpulkan Zakat Fitrah untuk Warga Membutuhkan

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:11 WIB

Kupas Program Strategis Presiden Prabowo, Dr. Naghfir Luncurkan Buku Koperasi Merah Putih untuk Kebangkitan Ekonomi Desa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:14 WIB

Semarak Joyful Ramadan 1447 H, Majelis Sholawat Fatih Keraton Langit Bina Keluarga Sakinah Maslahat Lintas Desa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:58 WIB

Usai Berbagi Takjil, Bakesbangpol Sumenep Hangatkan Ramadan dengan Bukber dan Santunan Anak Yatim

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:08 WIB

Ketika Senja Ramadan Menyatukan Hati: Bakesbangpol Sumenep Berbagi Takjil di Jalan Trunojoyo

Berita Terbaru