JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Dentuman keras mengguncang Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, tepatnya di Dusun Lojikantang, Senin pagi.
Sebuah rumah warga hancur lebur dalam hitungan detik akibat ledakan tabung gas yang diduga digunakan untuk mengisi balon udara.
Peristiwa tragis ini menewaskan satu orang di tempat dan melukai dua lainnya dengan luka bakar serius.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sumenep melalui Kabid Damkar, Sugiyanto, membenarkan peristiwa tersebut dan mengungkapkan kronologi penanganan cepat yang dilakukan tim Damkar begitu laporan masuk pada pukul 08.43 WIB.
“Kami hanya butuh satu menit untuk siaga dan langsung meluncur ke lokasi. Api berhasil kami padamkan, tapi nyawa tak bisa kami selamatkan semua,” kata Sugiyanto kepada media ini, Kamis (01/04/2025).
Dengan mengerahkan 2 unit water supply dan 1 mobil double cabin, tim Damkar tiba di lokasi pukul 08.50 WIB.
Setelah pemadaman, tim langsung melakukan penyisiran untuk memastikan tak ada bara api tersisa.
Akses jalan yang lancar mempercepat proses evakuasi dan penanganan.
“Kami sangat prihatin. Ledakan seperti ini sangat berbahaya dan bisa memicu korban lebih banyak bila tidak ditangani cepat,” pungkasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar berhenti menggunakan tabung gas secara ilegal, terutama untuk balon udara.
Lebih lanjut, Sugiyanto, yang menyatakan bahwa penggunaan gas untuk pengisian balon udara merupakan tindakan membahayakan keselamatan umum.
Korban luka kini dalam perawatan medis, sementara rumah yang menjadi titik ledakan nyaris rata dengan tanah. Taksiran kerugian masih dalam proses penghitungan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Sumenep, baik melalui Kasi Humas maupun Polsek Kalianget belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban maupun dugaan motif di balik aksi nekat tersebut. (REDJAVA****)











