JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang akhir tahun 2025, komunitas Kita Berbagi Sosial (KBS) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan piatu di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang, Minggu (28/12/2025).
Puluhan anak mendapatkan berbagai bantuan, mulai dari uang saku, paket makanan, hingga alat tulis, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan mereka.
Total donasi yang terkumpul mencapai Rp 13.869.091, yang kemudian disalurkan melalui berbagai paket bantuan, antara lain:

– Uang saku untuk 25 anak (3 amplop per anak)
– Kue kotak 45 kotak dan nasi kotak 45 kotak
– Beras 3 kg (25 pcs), gula 1 kg (25 pcs), minyak goreng 2 liter (25 pcs), kecap Sedap (25 pcs)
– Papan ujian, buku tulis (25 pack), buku gambar (25 pcs), penset (25 pack), dan crayon (25 pack)
– Paket snack (45 pcs), air botol (2 dus), mie instan (6 dus), dan susu Ultra Milk (25 liter)
Kegiatan ini berjalan lancar berkat kerja keras tim KBS dan dukungan para donatur. Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, SH, mengatakan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar santunan.

“Kami ingin memastikan anak-anak merasa diperhatikan dan dicintai. Santunan ini adalah simbol perhatian kami terhadap masa depan mereka,” ujarnya kepada media ini, Minggu (28/12/2025)
Akhmad menambahkan bahwa transparansi dalam penyaluran bantuan menjadi prioritas. “Setiap rupiah dari donatur kami salurkan dengan jelas dan tepat sasaran. Anak-anak adalah fokus utama kami karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” jelas Akhmad Sahruddin.
Lebih lanjut, Ketua KBS menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas dan masyarakat. “Semakin banyak warga yang peduli, semakin luas manfaat yang bisa kita berikan. Kebaikan itu menular, dan kami ingin menularkannya di setiap kesempatan,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, anak-anak juga menerima paket alat tulis lengkap dan makanan bergizi untuk mendukung pendidikan mereka. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi motivasi agar mereka terus belajar dan meraih prestasi,” pungkas Akhmad Sahruddin.
Kegiatan santunan KBS Sumenep menjadi bukti nyata bahwa aksi sosial berbasis komunitas mampu memberikan dampak langsung, sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat Sumenep menjelang pergantian tahun 2025. (REDJAVA****)












