JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Laju roda pelayanan darurat di Kabupaten Sumenep kembali membuktikan kesiapannya. Hanya dalam rentang waktu kurang dari satu jam, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sumenep harus berpacu dengan waktu untuk menangani dua kejadian berbeda yang sama-sama berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sumenep, Sugiyanto, mengungkapkan bahwa laporan pertama masuk pada pukul 17.36 WIB dari Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep.
“Kami menerima informasi dari warga bernama Ibu Aisyah terkait kebakaran kabel PLN di sekitar area lapangan cros Kebonagung. Tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memastikan api tidak menjalar dan situasi aman terkendali,” ujarnya kepada media ini, Senin (11/08/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Belum tuntas napas usai penanganan kejadian pertama, laporan kedua masuk pada pukul 18.42 WIB dari Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep. Kali ini, ancaman datang dari hewan melata.

“Seorang warga bernama Bapak Arham melapor ada ular yang masuk ke halaman rumahnya, tepat di depan Apotek Putra Abadi Kolor. Kami langsung kerahkan personel evakuasi hewan liar untuk mengamankan ular tersebut,” terangnya lebih lanjut.
Menurutnya, dua kejadian beruntun ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan Damkar tidak hanya menyangkut api, tetapi juga berbagai potensi ancaman keselamatan masyarakat.
“Damkar itu bukan hanya memadamkan api. Kami hadir untuk semua situasi darurat yang mengancam nyawa atau keselamatan warga. Ini komitmen kami, siaga 24 jam penuh,” ungkapnya.
Sugiyanto mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat SiLaPor 112 jika menemukan kejadian berpotensi bahaya, agar penanganan bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Satu laporan cepat bisa menyelamatkan banyak nyawa,” pungkasnya. (REDJAVA****)









