JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sumenep kembali mencuri perhatian dunia olahraga. Tak tanggung-tanggung, tiga siswa SMP dari kota berjuluk Kota Keris ini dikirim mengikuti tryout judo di Daerah Istimewa Yogyakarta, daerah yang dikenal sebagai barometer kekuatan judo nasional.
Lima atlet muda dikirim Cabang Olahraga (Cabor) Judo Kabupaten Sumenep dalam program pembinaan yang dirancang tak sekadar membentuk teknik dan fisik, tapi juga membangun mental juara sejak usia dini.
“Tryout ini memang sudah kami rancang sebagai bagian dari strategi besar pembinaan jangka panjang. Target kami jelas: membentuk atlet tangguh sejak remaja,” kata Joko Purnomo, Ketua dan pelatih Judo Sumenep, Senin (12/05/2025).
Yang mengejutkan, tiga dari lima atlet yang diberangkatkan merupakan siswa SMP.
Mereka adalah Ilzam Noer Ramadhan (MTsN 2 Sumenep), Abd. Rohman, dan Mohammad Fardan Bayanullah (SMPN 1 Sumenep).

Dua nama lainnya adalah Anggi Tria Puspitasari (Universitas Trunojoyo Madura) dan Aljupri (SMK Nurus Shobah).
Meski masih belia, para atlet ini disebut sudah memperlihatkan daya juang, kedisiplinan, dan kematangan teknik di atas rata-rata.
“Usia bukan batasan. Justru mereka menunjukkan keseriusan luar biasa. Kami yakin, mereka akan jadi ujung tombak prestasi Sumenep di masa depan,” jelasnya.
Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi tryout juga bukan tanpa alasan. Kota ini kerap menjadi ajang tempaan bagi atlet-atlet nasional karena kompetisinya yang ketat dan kualitas lawan yang tinggi.
“Langkah ini menjadi bukti bahwa Sumenep tak tinggal diam dalam pembinaan olahraga,” tegasnya.
Di balik langkah senyap ini, sedang dirajut regenerasi emas untuk membangun kekuatan judo jangka panjang, bukan hanya untuk kompetisi lokal, tapi juga peta persaingan nasional.
“Tryout ini bukan akhir, ini awal dari mimpi besar,” tutup Joko Purnomo dengan nada optimistis. (REDJAVA****)











