Batik Catra Rutan Sumenep Jadi Sorotan di IPPA Fest 2025, Dikenakan Menteri hingga Dirjen Pemasyarakatan: Simbol Keberhasilan Pembinaan di Balik Jeruji

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batik Catra Rutan Sumenep Jadi Sorotan di IPPA Fest 2025, Dikenakan Menteri hingga Dirjen Pemasyarakatan: Simbol Keberhasilan Pembinaan di Balik Jeruji

Batik Catra Rutan Sumenep Jadi Sorotan di IPPA Fest 2025, Dikenakan Menteri hingga Dirjen Pemasyarakatan: Simbol Keberhasilan Pembinaan di Balik Jeruji

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pembukaan Indonesian Prison Product and Arts Festival (IPPA Fest) 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).

Namun di antara keragaman produk warga binaan yang ditampilkan dari seluruh penjuru Tanah Air, satu karya mencuat sebagai bintang utama: Batik Catra dari Rutan Kelas IIB Sumenep.

Lebih dari sekadar pajangan, batik bermotif khas ini mendapat kehormatan besar: dikenakan langsung oleh para pejabat tinggi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menteri Agus Andrianto, Wakil Menteri Silmy Karim, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, hingga Kepala Kanwil Pemasyarakatan Jatim, Kadiyono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka tampil serempak dalam balutan Batik Catra, menandai babak baru pengakuan nasional terhadap hasil karya warga binaan.

Baca Juga :  Sumenep Dorong Pengembangan Maritim, Dukung Budidaya Lobster 10 Juta Ekor di Teluk Pangelek

Kepala Rutan Sumenep, Ridwan Susilo, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas momen bersejarah tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah pengakuan yang luar biasa terhadap hasil karya warga binaan kami. Ketika batik yang mereka buat dikenakan oleh para pimpinan tinggi negara, itu menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan sungguh-sungguh membuahkan hasil,” kata Ridwan Susilo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/04/2025).

Menurut Ridwan, Batik Catra tidak hanya berdiri sebagai produk kerajinan semata, melainkan merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang dan mendalam. Setiap motifnya lahir dari tangan-tangan yang dulu pernah hilang arah, kini menemukan jalannya kembali lewat keterampilan dan kreativitas.

“Batik Catra bukan hanya kain. Ia adalah simbol perubahan, kesabaran, dan harapan. Kami ingin warga binaan kami tidak hanya dibina secara hukum, tetapi juga disiapkan kembali sebagai manusia yang mandiri dan produktif,” ungkapnya.

Pembinaan batik di Rutan Sumenep sendiri telah menjadi salah satu program unggulan yang mengedepankan keterampilan berbasis budaya lokal.

Baca Juga :  Dekatkan Diri Dengan Warganya, Babinsa Ambunten Laksanakan Komsos

Dengan bimbingan para pelatih batik dan dukungan dari mitra pembinaan, warga binaan dibekali mulai dari teknik membatik tulis, pewarnaan alami, hingga manajemen produksi dan pemasaran.

Keberhasilan Batik Catra menembus IPPA Fest dan dikenakan oleh para pejabat negara menjadi tonggak penting. Bagi Ridwan dan timnya, pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan langkah awal menuju perluasan dampak positif pembinaan.

“Kami ingin Batik Catra menjadi wajah baru Rutan Sumenep bukan lagi tempat untuk sekadar menjalani hukuman, tetapi rumah pembinaan yang benar-benar memberi bekal hidup. Ini adalah karya yang lahir dari proses yang manusiawi dan bermartabat,” pungkas Ridwan Susilo.

Dengan pencapaian ini, Rutan Sumenep memperlihatkan bahwa lembaga pemasyarakatan bisa menjadi ruang yang produktif, kreatif, dan inspiratif. Selembar batik dari balik jeruji kini menjelma menjadi simbol pembaruan dan kebanggaan nasional. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Pelajar Berprestasi di Educreatif 2026 Terima Penghargaan pada Peringatan Hardiknas dan Harkitnas 2026

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU