Bapenda Sumenep Dorong Pembayaran Retribusi Kesehatan via QRIS, Faruk Hanafi: Ini Langkah Nyata Digitalisasi Fiskal Daerah

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi Saat Memberikan Sambutan dan Membuka Resmi Acara Capasity Building Untuk Puskesmas Kabupaten Sumenep di Ruang Rapat Graha Arya Wiraraja Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (23/10/2025)

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi Saat Memberikan Sambutan dan Membuka Resmi Acara Capasity Building Untuk Puskesmas Kabupaten Sumenep di Ruang Rapat Graha Arya Wiraraja Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (23/10/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat transformasi digital sektor fiskal melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Kali ini, Bapenda Sumenep menggelar Capacity Building Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan Melalui QRIS, Kamis (23/10/2025), di Ruang Rapat Graha Arya Wiraraja, Kantor Pemkab Sumenep.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang P3EPD, Suhermanto, S.E., M.E., perwakilan Bank Jatim, serta perwakilan puskesmas dari wilayah daratan dan kepulauan Kabupaten Sumenep.

Menariknya, acara ini merupakan bagian atau rangkaian dari program Viral Sumenep 2025 yang digagas Bapenda sebagai inisiatif percepatan digitalisasi pajak dan retribusi daerah. Program Viral Sumenep 2025 kini memasuki sesi ketiga, dengan fokus pada edukasi dan penerapan QRIS di sektor pelayanan publik, khususnya kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi menegaskan bahwa kebijakan digitalisasi pembayaran retribusi merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, cepat, dan efisien.

“Arahan Bupati sangat jelas: semua transaksi pajak dan retribusi di Sumenep harus dilakukan secara nontunai. Ini bagian dari komitmen Pemkab untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” kata Faruk.

Ia menjelaskan, penerapan QRIS akan menjadi alat utama dalam sistem fiskal daerah, yang mampu meminimalkan kebocoran serta mempercepat pelaporan pendapatan.

“Dengan QRIS, setiap transaksi langsung tercatat secara digital dan bisa dimonitor real time. Tidak ada lagi keterlambatan maupun celah kebocoran,” ujarnya. 

Faruk juga menyampaikan pesan Bupati Fauzi bahwa Pemkab Sumenep akan terus menjaga keseimbangan antara kebijakan pro-rakyat dan kedisiplinan fiskal.

“Pak Bupati selalu mengingatkan, pajak kita harus tetap ringan, tapi masyarakat juga harus disiplin membayar. Maka, sistem digital adalah solusi terbaik agar semua berjalan tertib dan efisien,” jelasnya

Mantan Camat Kota Sumenep menuturkan, hingga kini Kabupaten Sumenep masih memberlakukan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) paling rendah di Madura, yaitu antara Rp6.000 hingga Rp8.000 per objek pajak.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Sampaikan Pendapat atas Tiga Raperda Usul DPRD Tahun 2025

“Sumenep ini termurah dibanding kabupaten lain di Madura. Dan tahun 2025 nanti, akan ada penghapusan denda PBB sebagai bentuk keberpihakan Bupati terhadap masyarakat,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Faruk menggarisbawahi prinsip pajak daerah di bawah kepemimpinan Bupati Fauzi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Bupati selalu menekankan bahwa pajak harus berasas koperasi dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Artinya, pendapatan yang dikumpulkan akan kembali untuk pelayanan publik dan pembangunan,” sambung Faruk. 

Pihaknya juga menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh puskesmas sebagai mitra Bapenda dalam mengimplementasikan pembayaran digital.

“Bapak dan ibu di puskesmas adalah ujung tombak kami. Tanpa dukungan panjenengan semua, transformasi ini tidak akan berjalan efektif,” tambahnya.

Faruk menyebut, penerapan QRIS bukan sekadar langkah teknis, tetapi simbol perubahan budaya birokrasi menuju tata kelola pemerintahan modern.

“QRIS adalah wajah baru birokrasi Sumenep. Simbol modernisasi dan efisiensi di Kota Keris,” terangnya.

Dirinya menegaskan, Bapenda berkomitmen menjadikan QRIS sebagai standar utama di seluruh lini pelayanan publik daerah.

“Kami ingin seluruh transaksi daerah dari pajak, retribusi, hingga layanan kesehatan bisa dibayar lewat QRIS. Ini masa depan sistem fiskal Sumenep,” pungkasnya.

Kegiatan ini resmi dibuka pukul 10.13 WIB dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta. Para peserta dari puskesmas daratan maupun kepulauan mengikuti sesi simulasi dan diskusi penerapan QRIS di lapangan sebagai bagian dari Viral Sumenep 2025 Sesi Ketiga. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Besok Pagi ASN Sumenep Turun Serentak, Gerakan Indonesia ASRI Digelar Masif!

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU