Bangun Kepercayaan Publik, Wabup Sumenep Tekankan Pentingnya Keamanan dan Transparansi Transaksi Syariah

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H.,

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H.,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya memperkuat sektor ekonomi daerah melalui pengembangan sistem keuangan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui talkshow bertajuk “Mendorong Kepercayaan Masyarakat Melalui Inklusi Keuangan BPR Syariah” yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim.

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04/2026), dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, regulator, hingga pelaku industri keuangan syariah.

Dalam sambutannya, Wabup Imam Hasyim menegaskan bahwa prinsip syariah merupakan fondasi utama dalam membangun sistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkeadilan. Ia menilai kehadiran BPR Syariah sangat strategis dalam menjembatani akses permodalan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Syariah merupakan fondasi utama dalam membangun sistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkeadilan. BPR Syariah tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga membawa nilai-nilai keadilan, transparansi, dan keberkahan dalam setiap transaksi,” kata Wabup KH Imam Hasyim, S.H.,M.H.

Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa inklusi keuangan tidak sekadar tentang ketersediaan layanan, melainkan juga menyangkut kepercayaan dan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkannya secara bijak. Dengan potensi besar di sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata, Kabupaten Sumenep membutuhkan sistem keuangan yang mudah diakses sekaligus terpercaya.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu menegaskan, membangun kepercayaan masyarakat bukanlah pekerjaan instan, melainkan membutuhkan konsistensi, integritas, serta pelayanan prima dari seluruh pihak.

“Kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun secara instan. Dibutuhkan konsistensi dan integritas. Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong peningkatan literasi keuangan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mitra aktif dalam membangun ekonomi yang sehat,” tegasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Wabup Imam Hasyim juga mengingatkan pentingnya adaptasi lembaga keuangan syariah terhadap kemajuan zaman. Namun demikian, ia menekankan bahwa transformasi digital harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariah.

“Di era digital seperti saat ini, tantangan semakin kompleks. BPR Syariah dituntut mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa meninggalkan prinsip syariah. Digitalisasi harus diiringi dengan edukasi agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan secara aman dan bijak,” ungkap KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H.

Selain itu, dirinya menyoroti pentingnya aspek keamanan dan perlindungan konsumen sebagai faktor utama dalam membangun kepercayaan publik. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas dalam setiap layanan keuangan.

“Keamanan dan perlindungan konsumen menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Kepercayaan masyarakat akan semakin kuat apabila mereka merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi. Oleh karena itu, sistem keamanan dan transparansi harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan diskusi antara pemerintah, regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta pelaku industri keuangan syariah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta ekosistem keuangan yang sehat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep secara menyeluruh.

Baca Juga :  Wujud Ngopeni, Bupati Fauzi Muluskan 70 Persen Jalan Poros Kangean, 30 Persen Selesai Awal Tahun 2025

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Sumenep secara resmi membuka talkshow tersebut sebagai langkah awal melahirkan ide-ide inovatif demi kemajuan ekonomi daerah. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU