JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Wiraraja (BAAK Unija) tak sekadar ikut merayakan gegap gempita peringatan tahunan tersebut.
Unit kerja ini justru memilih langkah reflektif: memperingati dengan penguatan kapasitas internal berbasis kearifan lokal, emosional, dan spiritual.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala BAAK, Ach. Andiriyanto, diwarnai suasana khidmat penuh makna.
Momentum Hari Jadi Sumenep yang dikenal sebagai simbol perjuangan dan kebesaran leluhur, terutama Raden Arya Wiraraja, dijadikan bahan renungan bagi seluruh civitas BAAK untuk meneladani semangat dan kebijaksanaan masa lampau.
“Dulu leluhur kita berjuang mempertaruhkan nyawa dan harta untuk masa depan kita. Hari ini, kita berjuang mempertaruhkan integritas dan moral untuk masa depan anak cucu kita,” kata Andiriyanto dalam sambutannya.
Menurutnya, bekerja di dunia pendidikan bukan semata perkara administratif, tetapi juga panggilan nilai dan pengabdian.
“Kita perlu banyak meniru kegigihan dan kebijaksanaan leluhur dalam bekerja. Jangan semata bekerja karena honor, tapi karena nilai dan tanggung jawab moral yang kita tanamkan,” tambahnya.
Sementara itu, Eko Cahyono, selaku Kepala Bagian Akademik, menuturkan bahwa peringatan tahun ini digelar dengan konsep sederhana namun penuh makna.
“Agenda ini memang tidak seremonial besar. Tapi kami ingin memaknai hari jadi dengan intervensi kearifan leluhur, membangun hubungan emosional, serta menitipkan nilai spiritual agar tetap dijaga dalam bekerja,” jelas Eko.
Suasana haru sempat terasa saat sesi refleksi berlangsung. Sejumlah staf BAAK tampak terdiam menyimak pesan moral yang disampaikan pimpinan mereka.
Salah satunya Sudaili, staf kemahasiswaan, mengaku tersentuh oleh makna kegiatan ini.
“Saya merasa bekerja bersama perlu moral, nilai, komitmen, dan kerja keras. Urusan kompensasi insyaallah akan setimpal. Tapi tekanan nilai dari kepala sungguh membuat kerja penuh semangat dan tanggung jawab,” tutur Sudaili dengan haru.
Momentum peringatan Hari Jadi Sumenep kali ini menjadi ruang introspeksi bagi BAAK Unija untuk terus menanamkan semangat pengabdian, menjunjung integritas, dan menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap langkah kerja.
“Kami ingin menjadikan nilai-nilai luhur leluhur Sumenep sebagai fondasi bekerja di era modern,” pungkas Andiriyanto. (REDJAVA****)












