Aqiqah Penuh Haru di Gedang-Gedang Batuputih, Tausiyah KH. Ali Rifqi Abdullah hingga Doa Sang Kakek Fendi untuk Shifti Alika

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aqiqah Penuh Haru di Batuputih, Tausiyah KH. Ali Rifqi Abdullah hingga Doa Sang Kakek Jurnalis untuk Shifti Alika

Aqiqah Penuh Haru di Batuputih, Tausiyah KH. Ali Rifqi Abdullah hingga Doa Sang Kakek Jurnalis untuk Shifti Alika

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Suasana haru dan khidmat menyelimuti kediaman keluarga besar Syamsul Arifin di Dusun Tanjung, Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (3/10/2025).

Acara walimatul aqiqah untuk putri pertamanya, Shifti Alika Farisatul Maulidiyah, bukan hanya menjadi momen syukur keluarga, tetapi juga sarat dengan doa, tausiyah, dan pesan penuh makna.

Acara diawali dengan pembacaan Ummul Kitab Al-Fatihah yang dipimpin ulama setempat. Kehidupan religius semakin terasa saat lantunan merdu Sholawat Al-Banjari dari Kecamatan Lenteng menggema dan menghadirkan suasana damai bagi para undangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tausiyah dalam acara aqiqah tersebut disampaikan oleh KH. Ali Rifqi Abdullah dari Pondok Pesantren Lembung Timur Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.

Beliau menegaskan bahwa kelahiran seorang anak adalah nikmat besar dari Allah SWT yang wajib disyukuri dengan doa, ibadah, serta tanggung jawab mendidik anak agar tumbuh dalam iman dan akhlak mulia.

“Orang akan diangkat derajatnya karena iman dan ilmu. Namun ilmu harus diiringi dengan akhlaqul karimah atau adab yang baik. Bahkan siapa saja yang senang melihat ulama, Allah akan datangkan satu malaikat untuk mendampinginya,” tegas KH. Ali Rifqi Abdullah.

KH. Ali Rifqi Abdullah juga menambahkan pesan mendalam: “Apabila kita mengutamakan akhirat, maka dunia akan mengikuti. Namun jika kita hanya mengejar dunia, akhirat belum tentu kita raih.”

Beliau mengingatkan pula pentingnya memberi nama yang baik kepada anak, karena nama adalah doa sekaligus identitas yang melekat hingga akhir hayat. Tak lupa, pesan Al-Qur’an turut disampaikan: “Hai orang-orang yang beriman, berikanlah kemuliaan kepada orang lain. Sesungguhnya berbuat baik kepada sesama berarti berbuat baik kepada diri sendiri, begitu pula sebaliknya.”

Dalam tausiyahnya, KH. Ali Rifqi Abdullah juga menyampaikan peringatan keras bahwa ada tiga golongan manusia yang dicueki oleh Allah SWT:

Baca Juga :  Ini Keterangan Resmi Polres Sumenep Terkait Penahanan Eks Kades Dan Kades Batu Ampar Kecamatan Guluk-Guluk

1. Orang yang berani kepada orang tua dan meninggalkan sholat.

2. Laki-laki yang menyerupai perempuan, atau perempuan menyerupai laki-laki.

3. Orang yang meninggalkan keluarga, misalnya tidak menyekolahkan anak atau tidak mengajarkan anak mengaji.

Beliau juga menegaskan agar umat Islam menjauhi empat perbuatan dosa besar yang dapat merusak kehidupan pribadi maupun sosial:

1. Jauhi zina, karena zina adalah dosa paling besar dan merusak martabat manusia.

2. Jauhi judi, sebab judi merusak moral, menjerumuskan dalam kemiskinan, dan menimbulkan permusuhan.

3. Jauhi sifat rampok, pencuri, dan copet, karena perbuatan itu merugikan orang lain dan mengundang murka Allah.

Baca Juga :  Sekelumit Kisah Masa Kecil Sang Ketum FRN Agus Flores, Kata Bernadus Yang Kejam Dan Disiplin Paman Yosep Yang Dari Brimob

4. Jauhi mabuk, karena minuman keras dan segala yang memabukkan dapat menghilangkan akal sehat serta menjauhkan dari ibadah.

Pesan-pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi jamaah untuk senantiasa menjaga diri, keluarga, dan masyarakat dari perbuatan yang merusak iman dan akhlak.

Pantauan media, ratusan undangan hadir dan mendengarkan tausiyah KH. Ali Rifqi Abdullah dengan penuh semangat. Suasana khidmat bercampur haru semakin terasa ketika pesan-pesan keagamaan tersebut menggema di tengah-tengah jamaah, yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai.

Suasana haru tampak ketika Fendi, kakek dari Shifti Alika, menyampaikan doa dan ungkapan syukur.

“Kami sekeluarga bersyukur atas karunia Allah ini. Semoga Shifti Alika tumbuh sehat, cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Harapan kami, kelak ia menjadi anak yang membanggakan keluarga dan bermanfaat bagi orang lain,” tutur Fendi.

Fendi bukan sosok biasa. Ia dikenal sebagai anggota LSM Bidik Sumenep sekaligus jurnalis Javanetwork.co.id. Namun di balik aktivitas sosial dan profesinya, ia tampil sebagai seorang kakek yang penuh kasih, menitipkan doa terbaik untuk cucu pertamanya.

Sementara itu, Asnawi, Sekretaris Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, menyatakan bahwa aqiqah merupakan tradisi yang kuat dan terus dijaga masyarakat setempat.

“Kalau yang lahir itu perempuan, saiful hajat biasanya memotong satu ekor kambing. Sedangkan kalau yang lahir putra, minimal dua ekor kambing,” jelas Asnawi.

Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga menjadi bentuk syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Baca Juga :  Dua Kelurahan dan Satu Desa Sabet Penghargaan Untuk Katagori Kelurahan/Desa Berseri Mandiri dan Berseri Madya Tingkat Provinsi Jawa Timur

Sementara itu, Syamsul Arifin, ayahanda Shifti Alika, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas doa dan kehadiran bapak-ibu semua. Kami juga memohon maaf bila ada kekurangan dalam penyambutan. Semoga silaturahmi ini membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya penuh kerendahan hati.

Kegiatan yang berlangsung di dusun Tanjung Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep ini pun menegaskan bahwa tradisi bukan sekadar seremonial, melainkan ekspresi rasa syukur yang dalam.

Doa-doa yang mengalir dari para ulama, keluarga, dan masyarakat menjadi harapan bersama agar Shifti Alika Farisatul Maulidiyah kelak tumbuh menjadi pribadi berilmu, beradab, dan mulia di hadapan Allah SWT.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan doa penutup yang dipimpin langsung oleh KH. Ali Rifqi Abdullah, menambah kekhidmatan dan menjadi penutup penuh berkah bagi seluruh rangkaian acara. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU