JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus urbanisasi dan tantangan geografis wilayah kepulauan, Pemerintah Kabupaten Sumenep tampil sebagai pelipur lara bagi warganya yang tinggal di daerah terluar. Sebuah program bernama Mudik Gratis Lebaran 1446 H menjadi jembatan harapan bagi ribuan masyarakat pulau yang ingin merayakan hari kemenangan di pangkuan keluarga tercinta.
Program ini tidak hanya menjadi solusi logistik. Lebih dari itu, ia menjelma sebagai simbol keberpihakan dan keberanian untuk membumikan nilai-nilai keadilan sosial. Sebuah langkah konkret dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat paling pinggir.
Politisi muda dari PDI Perjuangan, Hosnan Abrori, angkat suara. Dengan nada tulus dan mata berbinar, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep ini menyebut program tersebut sebagai “wujud nyata cinta pemerintah kepada rakyatnya.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sampaikan terima kasih setulus-tulusnya kepada Bupati Sumenep atas program mudik gratis ini. Ini bukan hanya soal kapal dan tiket. Ini soal kehadiran negara di tengah masyarakat yang selama ini merasa jauh dari pusat,” kata Hosnan kepada media ini, Minggu (13/04/2024).
Hosnan, yang juga dikenal sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep dan berasal dari wilayah kepulauan, menyebut bahwa program ini telah menjawab kerinduan masyarakat akan pemerataan layanan publik. Menurutnya, kebijakan itu sejajar dengan visi-misi pembangunan inklusif yang selama ini digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Ini bentuk keadilan sosial dalam arti yang sesungguhnya. Pemerintah tidak lagi memusatkan perhatian hanya pada daratan, tetapi juga menengok dan merangkul saudara-saudara kita di pulau-pulau,” ungkapnya.
Lebih jauh, Hosnan berharap agar program ini tidak berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan menjadi bagian dari skema pelayanan berkelanjutan yang diperluas jangkauannya dan ditingkatkan kualitasnya.
“Bayangkan dampaknya, bukan hanya ekonomi, tetapi juga emosional. Warga bisa memeluk ibu, ayah, anak-anak mereka, tanpa dihantui ongkos mahal. Ini adalah momen yang tak tergantikan,” pungkas Hosnan.
Sebagaimana diketahui, Pemkab Sumenep tahun ini menggelar layanan mudik gratis dengan mengerahkan armada kapal laut menuju pelabuhan-pelabuhan utama di wilayah daratan. Ratusan masyarakat dari berbagai pulau seperti Kangean, Sapeken, dan Masalembu telah diberangkatkan untuk menikmati Lebaran bersama sanak keluarga. (REDJAVA****)









