Aplikasi Pedagang Pintar Resmi Diluncurkan, Naghfir’s Institute Dorong 1000 Pengusaha Sumenep Beralih ke Market Digital”
JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Era digital kembali menorehkan jejak penting di Kabupaten Sumenep. Rabu (10/9/2025) pagi, sebuah aplikasi bernama Pedagang Pintar resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran perdana yang berlangsung di Kedai HK, Jalan Trunojoyo, tepat di depan SPBU Kolor.
Peluncuran yang dihadiri puluhan pelaku usaha dari berbagai kalangan ini mengangkat tema besar: “1000 Pengusaha dari Semua Level Beralih ke Market Digital – Naghfir’s Institute, Upaya Membangun Ekonomi Makmur di Sumenep.”
Dalam sambutannya, Owner Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.H., menegaskan bahwa digitalisasi usaha bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Menurutnya, aplikasi Pedagang Pintar dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pengusaha besar, agar lebih adaptif terhadap perubahan pola transaksi di era modern.
> “Sudah saatnya pelaku usaha Sumenep melangkah lebih maju. Lewat aplikasi Pedagang Pintar, kita ingin mendorong lahirnya ribuan pengusaha digital yang mampu bersaing, namun tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.
Salah satu sorotan dalam peluncuran tersebut adalah kesiapan pedagang kaki lima di kawasan Taman Tajamara untuk beralih menggunakan sistem transaksi digital. Langkah ini dianggap sebagai terobosan penting agar sektor ekonomi mikro tidak tertinggal dalam arus digitalisasi.
Lebih jauh, Dr. Naghfir memaparkan bahwa aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, melainkan juga sebagai ruang kolaborasi, promosi, dan penguatan jejaring bisnis antar-pengusaha.
> “Bayangkan, seribu lebih pengusaha lokal terkoneksi dalam satu ekosistem digital. Inilah momentum kebangkitan ekonomi Sumenep. Kita ingin menunjukkan bahwa pedagang kecil pun bisa naik kelas bila didukung teknologi yang tepat,” paparnya.
Acara peluncuran berlangsung hangat dan penuh optimisme, ditutup dengan sesi deklarasi komitmen bersama untuk menjadikan Pedagang Pintar sebagai gerakan kolektif menuju Sumenep yang lebih makmur.
> “Kami percaya, aplikasi ini akan menjadi pintu masuk bagi pengusaha Sumenep menuju masa depan ekonomi digital yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Ini adalah ikhtiar nyata, bukan hanya wacana,” tandas Dr. Naghfir. (REDJAVA****)
Aplikasi Pedagang Pintar Resmi Diluncurkan, Naghfir’s Institute Dorong 1000 Pengusaha Sumenep Beralih ke Market Digital”
JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Era digital kembali menorehkan jejak penting di Kabupaten Sumenep. Rabu (10/9/2025) pagi, sebuah aplikasi bernama Pedagang Pintar resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran perdana yang berlangsung di Kedai HK, Jalan Trunojoyo, tepat di depan SPBU Kolor.
Peluncuran yang dihadiri puluhan pelaku usaha dari berbagai kalangan ini mengangkat tema besar: “1000 Pengusaha dari Semua Level Beralih ke Market Digital Naghfir’s Institute, Upaya Membangun Ekonomi Makmur di Sumenep.”
Dalam sambutannya, Owner Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.H., menegaskan bahwa digitalisasi usaha bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Menurutnya, aplikasi Pedagang Pintar dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pengusaha besar, agar lebih adaptif terhadap perubahan pola transaksi di era modern.
“Sudah saatnya pelaku usaha Sumenep melangkah lebih maju. Lewat aplikasi Pedagang Pintar, kita ingin mendorong lahirnya ribuan pengusaha digital yang mampu bersaing, namun tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.
Salah satu sorotan dalam peluncuran tersebut adalah kesiapan pedagang kaki lima di kawasan Taman Tajamara untuk beralih menggunakan sistem transaksi digital. Langkah ini dianggap sebagai terobosan penting agar sektor ekonomi mikro tidak tertinggal dalam arus digitalisasi.
Lebih jauh, Dr. Naghfir memaparkan bahwa aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, melainkan juga sebagai ruang kolaborasi, promosi, dan penguatan jejaring bisnis antar-pengusaha.
“Bayangkan, seribu lebih pengusaha lokal terkoneksi dalam satu ekosistem digital. Inilah momentum kebangkitan ekonomi Sumenep. Kita ingin menunjukkan bahwa pedagang kecil pun bisa naik kelas bila didukung teknologi yang tepat,” paparnya.
Acara peluncuran berlangsung hangat dan penuh optimisme, ditutup dengan sesi deklarasi komitmen bersama untuk menjadikan Pedagang Pintar sebagai gerakan kolektif menuju Sumenep yang lebih makmur.
“Kami percaya, aplikasi ini akan menjadi pintu masuk bagi pengusaha Sumenep menuju masa depan ekonomi digital yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Ini adalah ikhtiar nyata, bukan hanya wacana,” tandas Dr. Naghfir. (REDJAVA****)










