Aplikasi Pedagang Pintar Resmi Diluncurkan, Naghfir’s Institute Dorong 1000 Pengusaha Sumenep Beralih ke Market Digital

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi Pedagang Pintar Resmi Diluncurkan, Naghfir’s Institute Dorong 1000 Pengusaha Sumenep Beralih ke Market Digital”

 

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Era digital kembali menorehkan jejak penting di Kabupaten Sumenep. Rabu (10/9/2025) pagi, sebuah aplikasi bernama Pedagang Pintar resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran perdana yang berlangsung di Kedai HK, Jalan Trunojoyo, tepat di depan SPBU Kolor.

 

Peluncuran yang dihadiri puluhan pelaku usaha dari berbagai kalangan ini mengangkat tema besar: “1000 Pengusaha dari Semua Level Beralih ke Market Digital – Naghfir’s Institute, Upaya Membangun Ekonomi Makmur di Sumenep.”

 

Dalam sambutannya, Owner Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.H., menegaskan bahwa digitalisasi usaha bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Menurutnya, aplikasi Pedagang Pintar dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pengusaha besar, agar lebih adaptif terhadap perubahan pola transaksi di era modern.

 

> “Sudah saatnya pelaku usaha Sumenep melangkah lebih maju. Lewat aplikasi Pedagang Pintar, kita ingin mendorong lahirnya ribuan pengusaha digital yang mampu bersaing, namun tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.

Baca Juga :  Akibat Lahgun Narkotika Jenis Sabu, Warga Desa Palasa Ditangkap Satresnarkoba Polres Sumenep

 

Salah satu sorotan dalam peluncuran tersebut adalah kesiapan pedagang kaki lima di kawasan Taman Tajamara untuk beralih menggunakan sistem transaksi digital. Langkah ini dianggap sebagai terobosan penting agar sektor ekonomi mikro tidak tertinggal dalam arus digitalisasi.

 

Lebih jauh, Dr. Naghfir memaparkan bahwa aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, melainkan juga sebagai ruang kolaborasi, promosi, dan penguatan jejaring bisnis antar-pengusaha.

 

> “Bayangkan, seribu lebih pengusaha lokal terkoneksi dalam satu ekosistem digital. Inilah momentum kebangkitan ekonomi Sumenep. Kita ingin menunjukkan bahwa pedagang kecil pun bisa naik kelas bila didukung teknologi yang tepat,” paparnya.

 

Acara peluncuran berlangsung hangat dan penuh optimisme, ditutup dengan sesi deklarasi komitmen bersama untuk menjadikan Pedagang Pintar sebagai gerakan kolektif menuju Sumenep yang lebih makmur.

 

> “Kami percaya, aplikasi ini akan menjadi pintu masuk bagi pengusaha Sumenep menuju masa depan ekonomi digital yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Ini adalah ikhtiar nyata, bukan hanya wacana,” tandas Dr. Naghfir. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Peringatan HKGB ke-70, Kapolda Sulteng : Bhayangkari Dapat Mewujudkan Keluarga Yang Tangguh Untuk Polri Presisi

Aplikasi Pedagang Pintar Resmi Diluncurkan, Naghfir’s Institute Dorong 1000 Pengusaha Sumenep Beralih ke Market Digital”

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Era digital kembali menorehkan jejak penting di Kabupaten Sumenep. Rabu (10/9/2025) pagi, sebuah aplikasi bernama Pedagang Pintar resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran perdana yang berlangsung di Kedai HK, Jalan Trunojoyo, tepat di depan SPBU Kolor.

Peluncuran yang dihadiri puluhan pelaku usaha dari berbagai kalangan ini mengangkat tema besar: “1000 Pengusaha dari Semua Level Beralih ke Market Digital Naghfir’s Institute, Upaya Membangun Ekonomi Makmur di Sumenep.”

Dalam sambutannya, Owner Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.H., menegaskan bahwa digitalisasi usaha bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Menurutnya, aplikasi Pedagang Pintar dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pengusaha besar, agar lebih adaptif terhadap perubahan pola transaksi di era modern.

“Sudah saatnya pelaku usaha Sumenep melangkah lebih maju. Lewat aplikasi Pedagang Pintar, kita ingin mendorong lahirnya ribuan pengusaha digital yang mampu bersaing, namun tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.

Salah satu sorotan dalam peluncuran tersebut adalah kesiapan pedagang kaki lima di kawasan Taman Tajamara untuk beralih menggunakan sistem transaksi digital. Langkah ini dianggap sebagai terobosan penting agar sektor ekonomi mikro tidak tertinggal dalam arus digitalisasi.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Gala Dinner Bertajuk "Merajuk Mimpi Menuju Bermartabat Dalam Konsep Pentahelix"

Lebih jauh, Dr. Naghfir memaparkan bahwa aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, melainkan juga sebagai ruang kolaborasi, promosi, dan penguatan jejaring bisnis antar-pengusaha.

“Bayangkan, seribu lebih pengusaha lokal terkoneksi dalam satu ekosistem digital. Inilah momentum kebangkitan ekonomi Sumenep. Kita ingin menunjukkan bahwa pedagang kecil pun bisa naik kelas bila didukung teknologi yang tepat,” paparnya.

Acara peluncuran berlangsung hangat dan penuh optimisme, ditutup dengan sesi deklarasi komitmen bersama untuk menjadikan Pedagang Pintar sebagai gerakan kolektif menuju Sumenep yang lebih makmur.

“Kami percaya, aplikasi ini akan menjadi pintu masuk bagi pengusaha Sumenep menuju masa depan ekonomi digital yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Ini adalah ikhtiar nyata, bukan hanya wacana,” tandas Dr. Naghfir. (REDJAVA****)

 

 

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru