Antisipasi DBD di Tengah Cuaca Ekstrem, Rutan Sumenep Fogging Total hingga Blok Hunian

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karutan Sumenep Aditya Wahyu Rahmadani Memantau Pelaksanaan Fogging Antipasi DPD

Karutan Sumenep Aditya Wahyu Rahmadani Memantau Pelaksanaan Fogging Antipasi DPD

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Langkah cepat dan terukur dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep dalam mengantisipasi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).

Di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu, rutan tersebut menggelar fogging atau pengasapan secara menyeluruh, menyasar seluruh area mulai dari perkantoran hingga blok hunian warga binaan, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi preventif untuk menekan potensi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang kerap muncul di musim pancaroba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan karakteristik lingkungan rutan yang padat, potensi penularan penyakit menjadi perhatian serius.

Sejak pagi hari, petugas gabungan bersama tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep bergerak menyisir titik-titik rawan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/10 Ambunten Laksanakan Puldata Ter Di Kantor Desa Tambaagung Timur

Area drainase, tempat penampungan air, hingga sudut-sudut lembap yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk tak luput dari pengasapan.

Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen serius dalam menjaga kesehatan lingkungan rutan.

“Kami tidak ingin menunggu munculnya kasus DBD. Pencegahan harus dilakukan sejak dini, apalagi kondisi cuaca saat ini sangat mendukung berkembangnya nyamuk penyebab penyakit,” kata Karutan Aditya Wahyu Rahmadani saat memantau langsung kegiatan.

Menurutnya, kesehatan warga binaan dan petugas menjadi prioritas utama karena sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan program pembinaan di dalam rutan.

“Lingkungan yang sehat adalah fondasi utama pembinaan. Jika kesehatan terganggu, maka seluruh program yang telah dirancang tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Selain fogging, pihak rutan juga menggencarkan edukasi kepada warga binaan untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Momentum Polisi Istimewa, Kapolda Jatim Tegaskan Gedung Wismilak Adalah Aset Negara

Upaya sederhana seperti rutin menguras bak air hingga menjaga sanitasi menjadi kunci memutus siklus hidup nyamuk.

“Kami juga mengajak seluruh warga binaan untuk aktif menjaga kebersihan. Ini bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap aman dan sehat,” tambah Karutan Aditya Wahyu Rahmadani.

Aditya menekankan bahwa sinergi antara petugas dan warga binaan menjadi kekuatan utama dalam mencegah munculnya wabah penyakit di lingkungan tertutup seperti rutan.

“Dengan kebersamaan dan kesadaran kolektif, kami optimistis Rutan Sumenep bisa tetap terbebas dari ancaman DBD dan penyakit menular lainnya,” pungkasnya.

Melalui langkah antisipatif ini, Rutan Sumenep menunjukkan bahwa pencegahan adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan lingkungan, terutama di kawasan dengan tingkat hunian tinggi.

Baca Juga :  Batik Catra Rutan Sumenep Jadi Sorotan di IPPA Fest 2025, Dikenakan Menteri hingga Dirjen Pemasyarakatan: Simbol Keberhasilan Pembinaan di Balik Jeruji

Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga membangun budaya hidup bersih yang berkelanjutan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP
Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat
Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

BERITA TERBARU