AMDK A-Z Pancor Dikeluhkan Konsumen

- Redaksi

Rabu, 5 Juli 2023 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gudang AMDK M-Z di Desa Pancor Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep

Gudang AMDK M-Z di Desa Pancor Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk A-Z dikeluhkan para konsumen pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, air mineral di produksi terletak Desa Pancor, Kecamatan Gayam, disinyalir rasanya berbeda bau bercampur tanah.

Keluhan itu disampaikan para konsumen dan pedagang sembako Desa Pancor, Misbahul Munir, bahwa kualitas air mineral merk A-Z sudah tidak layak untuk dikonsumsi, sebab ada rasa berbeda bau bercampur tanah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu bukan kali ini dapat respon jelek dari para konsumen lokal dan ditengah masyarakat, khususnya pulau sapudi,” ucap Misbahul Munir.

Menurutnya, harga jual air kemasan merk A-Z ini hampir setara dengan jenis produk dari luar pulau Jawa, namun kualitas semakin menurun.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Pimpin Sertijab Wakapolres, Dua Pejabat Utama, dan Enam Kapolsek

Sehingga, tidak sedikit masyarakat yang belanja mengeluhkan tentang produk air mineral A-Z ini mulai berbau.

“Banyak suara konsumen begitu. Suruh saya taruh buktinya,” ungkap pemuda yang akrab disapa Misbah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, minggu lalu.

Bahkan tak hanya rasa yang bau, Misbahul Munir mengaku sempat menjumpai air merk A-Z yang diduga sudah lumutan alias kotor.

“Perlu diperhatikan, karena airnya ada yang lumutan. Banyak tempat ibadah sekarang mengkonsumsi air A-Z, itu pun masih sempat lumutan,” ungkapnya.

Sehingga, dirinya merasa tidak layak dan tidak lagi mau nyetok terlalu banyak yang selama ini air kemasan menjadi primadona warga setempat.

Pihaknya meminta agar ada pengawasan dari pihak terkait, yakni Disperindag memberikan tindakan tegas.

Baca Juga :  Dibuka Langsung Kadisdik, Pelatihan Numerasi Jadi Langkah Serius Sumenep Benahi Kualitas Pendidikan

“Disperindag harus tegas, karena produk ini sudah beredar yang akan berdampak buruk terhadap kesehatan,” harapnya.

Terpisah, salah satu pengusaha air yang namanya tidak mau disebutkan menilai, berubahnya rasa air mineral itu karena kurang maintenance pada alat produksi yang digunakan.

“Air berbau itu biasanya kurangnya maintenance rutin pada alat-alat yang ada, terutama pada medianya. Sekelas AMDK harusnya rutin, air isi ulang saja 2-3 kali sehari dibersihkan,” terangnya.

Air berbau itu bukan mengacu pada bahan baku yang ada. menurutnya hal itu terjadi lebih mengarah pada alat-alat yang berada di dalam pabriknya, terutama pada alat pengolah airnya.

“Itu pengalaman yang saya temukan saat setelah bertahun-tahun berbisnis air,” tukasnya.

Baca Juga :  Penghargaan Presiden RI Mendarat di Bapenda Sumenep: 3 ASN Raih Satyalancana Karya Satya X Tahun

Hingga berita ini tayang, media ini masih kesulitan menghubungi Direktur perusahaan AMDK merk A-Z untuk dilakukan konfirmasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid, SE, MSi mengatakan bahwa masalah produksi air mineral adalah kewenangan provinsi.

“Itu kewenangan provinsi penidakannya,” ujarnya.

Namun, pihaknya sudah menyampaikan terkait masalah tersebut, kepada UPT perlindungan konsumen Disperindag Provinsi Jawa Timur dan mengimbau untuk dilakukan penarikan edar kalau ditemukan ada masalah.

Kalau memang ada yang meresahkan masyarakat agar Provinsi segera ditarik produk dari peredaran.

“Sebelum produksi harusnya ada ijin dulu, sebelum produksi silahkan di cek dulu, itu kewenangan Disperindag provinsi,” tutupnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU