Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Alarm Pernikahan Dini di Sumenep: Ratusan Dispensasi Nikah Sepanjang 2025, Ketua PA Buka Fakta Mengejutkan - Java Network

Alarm Pernikahan Dini di Sumenep: Ratusan Dispensasi Nikah Sepanjang 2025, Ketua PA Buka Fakta Mengejutkan

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moh. Jatim, S.H.,M.H., 

Moh. Jatim, S.H.,M.H., 

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Fenomena pernikahan usia anak di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan tajam. Sepanjang 2025, Pengadilan Agama Sumenep mencatat ratusan permohonan dispensasi nikah yang diajukan pasangan di bawah umur.

Data tersebut menjadi indikator serius bahwa praktik pernikahan dini masih mengakar kuat di tengah masyarakat. Ketua Pengadilan Agama Sumenep, Moh. Jatim, tidak menampik bahwa angka itu hanyalah yang tercatat secara administratif.

“Yang masuk ke kami adalah permohonan resmi. Namun kami meyakini, di lapangan bisa saja ada pernikahan usia anak yang tidak melalui proses dispensasi di pengadilan,” kata Moh. Jatim, S.H.,M.H.,  Senin (02/03/2026).

Menurutnya, lonjakan dispensasi nikah tidak bisa dilepaskan dari faktor budaya dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Tradisi perjodohan yang dikenal dengan istilah tompangan masih berlangsung di sejumlah wilayah.

“Budaya perjodohan sejak usia muda masih ada. Orang tua merasa itu bagian dari tradisi yang harus dijaga, sehingga dispensasi nikah menjadi jalan yang ditempuh,” tegasnya.

Selain faktor budaya, tekanan ekonomi menjadi variabel dominan. Dalam sejumlah perkara, orang tua mengaku tak sanggup membiayai pendidikan anak hingga jenjang lebih tinggi.

“Faktor kemiskinan cukup dominan. Ada orang tua yang merasa menikahkan anak lebih ringan daripada membiayai sekolahnya,” ungkap Moh. Jatim.

Ironisnya, pernikahan dini justru kerap berujung pada konflik rumah tangga. Ketidaksiapan mental dan lemahnya fondasi ekonomi disebut menjadi pemicu utama perceraian pasangan muda.

“Kami melihat banyak perceraian dipicu masalah ekonomi dan ketidaksiapan mental. Karena itu kami selalu mengingatkan, pernikahan bukan hanya soal sah secara hukum, tapi kesiapan lahir dan batin,” tandasnya.

Ia menegaskan, dispensasi nikah sejatinya adalah pintu darurat yang diberikan undang-undang, bukan jalur normal untuk melegitimasi pernikahan usia anak.
Fenomena ini menjadi alarm keras bagi semua pihak pemerintah daerah, tokoh agama, pendidik, hingga orang tua untuk memperkuat edukasi dan perlindungan anak.

Jika tidak, Sumenep terancam menghadapi lingkaran setan kemiskinan, rendahnya pendidikan, dan tingginya angka perceraian di masa depan.

Isu ini pun diprediksi menjadi perbincangan hangat publik hari ini, seiring meningkatnya perhatian terhadap perlindungan anak dan kualitas ketahanan keluarga di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Diusulkan Raih Hoegeng Awards 2026, Kombes Pol Nourul Hidayat Tuai Dukungan di Grup Sataretan SMANSA 93 Sumenep
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Warga Diminta Bantu Informasi Keberadaan Yadan Nabila
Hangatnya Berbagi di Ramadhan, Komunitas Ladys Pinky Griya Mapan Bagikan Takjil di Jantung Kota Sumenep
Tebar Berkah Ramadhan, GPS Pabian Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Camat Pragaan Sebut Kehadiran Pangdam Kodam V/Brawijaya Motivasi Besar bagi Masyarakat
Berkah Ramadhan di Sumenep: Keluarga Besar Cemat Cemut Berbagi Sembako dan Takjil untuk Anak Yatim dan Duafa
Terik Matahari Tak Halangi Perantau Madura di Klaten, Paguyuban TKM Kumpulkan Zakat Fitrah untuk Warga Membutuhkan
Kupas Program Strategis Presiden Prabowo, Dr. Naghfir Luncurkan Buku Koperasi Merah Putih untuk Kebangkitan Ekonomi Desa

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:00 WIB

Diusulkan Raih Hoegeng Awards 2026, Kombes Pol Nourul Hidayat Tuai Dukungan di Grup Sataretan SMANSA 93 Sumenep

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:22 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Warga Diminta Bantu Informasi Keberadaan Yadan Nabila

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:06 WIB

Hangatnya Berbagi di Ramadhan, Komunitas Ladys Pinky Griya Mapan Bagikan Takjil di Jantung Kota Sumenep

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:46 WIB

Tebar Berkah Ramadhan, GPS Pabian Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:30 WIB

Camat Pragaan Sebut Kehadiran Pangdam Kodam V/Brawijaya Motivasi Besar bagi Masyarakat

Berita Terbaru