Akun WhatsApp Wabup Sumenep Kembali Diretas, KH. Imam Hasyim Tegaskan Modus Penipuan Berkedok Kode Bank Mandiri

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Resmi Dikeluarkan Protokol dan Humas Pondok Pesantren At-Taufiqiyah,

Pamflet Resmi Dikeluarkan Protokol dan Humas Pondok Pesantren At-Taufiqiyah,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Akun WhatsApp milik Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., kembali menjadi sasaran peretasan (hack) oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Insiden ini memicu kekhawatiran luas, lantaran pelaku menggunakan identitas resmi Wabup untuk menjalankan modus penipuan, khususnya yang mengatasnamakan kode perbankan Bank Mandiri.

Informasi tersebut disampaikan secara resmi melalui pengumuman yang dirilis Protokol dan Humas Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, sekaligus menjadi peringatan terbuka kepada masyarakat agar tidak menanggapi pesan apa pun yang dikirim dari nomor tersebut.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa pesan-pesan yang beredar sepenuhnya bukan berasal dari dirinya.

“Saya tegaskan, akun WhatsApp saya kembali diretas. Pesan apa pun yang meminta kode, data pribadi, atau mengatasnamakan kepentingan tertentu itu bukan dari saya. Mohon masyarakat tidak merespons sama sekali,” kata KH. Imam Hasyim, Minggu (04/02/2026).

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan modus kode Bank Mandiri dengan format angka ‘14000…’, yang secara resmi bukan merupakan sistem kode Bank Mandiri wilayah Jawa, sebagaimana telah dikonfirmasi langsung ke pihak Bank Mandiri Sumenep.

“Kode Bank Mandiri tidak menggunakan format seperti itu. Informasi resmi dari Bank Mandiri Sumenep menyatakan bahwa kode ‘14000…’ adalah kode luar Jawa dan sangat kuat indikasinya sebagai penipuan,” ujarnya menambahkan.

Pihaknya pun meminta masyarakat, tokoh agama, pejabat, hingga relasi pribadi untuk meningkatkan kewaspadaan digital, mengingat aksi peretasan terhadap figur publik berpotensi merugikan banyak pihak dan mencederai kepercayaan publik.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026, Shahnaz Ezha: Dari Huruf ke Harapan, Di Sanalah Kartini Hidup

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau mengabaikan seluruh pesan mencurigakan, tidak membagikan kode OTP, serta segera melaporkan jika menemukan upaya penipuan yang mengatasnamakan Wakil Bupati Sumenep. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU