JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana haru menyelimuti halaman GOR A. Yani Pangligur, Kabupaten Sumenep, Senin (11/05) dini hari. Ribuan keluarga tampak memadati lokasi untuk mengantar keberangkatan ratusan calon jamaah haji menuju Embarkasi Surabaya.
Sebanyak 373 jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 77 diberangkatkan menggunakan sembilan armada bus.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim,SH.,MH., didampingi Sekretaris Daerah Agus Dwi Saputra, S.Sos.,M Si , unsur Forkopimda, perwakilan Polres, Kodim 0827/Sumenep, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.
Tangis haru keluarga pecah saat para jamaah mulai menaiki bus. Sebagian keluarga tampak melambaikan tangan, sementara lainnya menundukkan kepala memanjatkan doa agar sanak saudara mereka diberi keselamatan selama menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim meminta para jamaah turut mendoakan kemajuan Kabupaten Sumenep selama berada di Makkah dan Madinah.
“Kami mohon kepada calon Duyufullah, kami Pemerintah Kabupaten Sumenep mohon didoakan agar Sumenep semakin maju, semakin jaya, dan masyarakatnya selalu diberikan keberkahan,” kata KH. Imam Hasyim, SH, MH.
Ia menjelaskan, total jamaah haji asal Kabupaten Sumenep tahun 2026 mencapai 1.356 orang yang terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 77, 78, 79, dan 81.
Menurutnya, seluruh tahapan pemberangkatan telah dipersiapkan secara maksimal agar para jamaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman menuju embarkasi.

“Saat ini yang diberangkatkan Kloter 77. Setelah ini menyusul kloter berikutnya secara bertahap sesuai jadwal yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
KH. Imam Hasyim juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, kebersamaan, dan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
Ia meminta seluruh jamaah mematuhi arahan petugas kloter maupun pembimbing ibadah demi kelancaran selama di Tanah Suci.
“Yang paling penting para jamaah menjaga kekompakan, menjaga kesehatan, dan mengikuti arahan pembimbing. Jangan sampai terjadi perselisihan karena seluruh jamaah datang sebagai tamu Allah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kemenhaj/PHU Kemenag Sumenep, KH. Ahmad Halimy memastikan kondisi jamaah haji asal Sumenep secara umum dalam keadaan sehat dan siap diberangkatkan.
Ia menyebutkan, total jamaah reguler yang dipastikan berangkat tahun ini sebanyak 1.354 orang, termasuk dua jamaah lunas tunda yang akhirnya bisa berangkat pada musim haji 2026.
“Total jamaah fix sebanyak 1.354 orang. Alhamdulillah dua jamaah lunas tunda tahun sebelumnya akhirnya bisa berangkat tahun ini,” ujar Ahmad Halimy.
Menurut Halimy, terdapat 22 jamaah lunas tunda yang sebelumnya sudah melunasi biaya haji. Namun sebagian di antaranya belum dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan maupun faktor pendamping keluarga.

“Kami tetap melakukan pendampingan dan koordinasi terhadap jamaah yang tertunda keberangkatannya agar pada musim haji berikutnya dapat diberangkatkan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan terdapat delapan jamaah asal Sumenep yang tergabung dalam kloter daerah lain, yakni kloter 68, 71, 72, dan 76, masing-masing sebanyak dua orang jamaah.
“Secara keseluruhan proses pemberangkatan berjalan lancar. Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” tutup Ahmad Halimy.
Pantauan di lapangan, suasana pelepasan jamaah berlangsung penuh haru dan khidmat. Tak sedikit keluarga yang menitikkan air mata saat bus mulai bergerak meninggalkan halaman GOR A. Yani Pangligur menuju Embarkasi Surabaya. (REDJAVA****)













