Akibat Skorsing 2 Tahun PSBA Kangean Dipastikan Cuti Pada Kompetisi 2023

- Redaksi

Selasa, 30 Mei 2023 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sepak U-17

Ilustrasi Sepak U-17

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kompetisi sepak bola U-13 akan digelar Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Sumenep, Senin (29/5/2023)

Kompetisi U-13 tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada bulan juni mendatang di Stadion A Yani Sumenep, tepatnya di jalan Urip Sumoharjo Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Pasalnya, ajang olahraga tersebut akan diikuti dari berbagai klub. Namun, hingga saat ini masih ada polemik intern yang belum terselesaikan terkait sanksi yang dijatuhkan kepada Persatuan Sepak Bola (PSBA) Kangean.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Askab PSSI Sumenep, Febmi menjelaskan, bahwa terkait sanksi atau pelanggaran yang dilakukan PSBA Kangean tahun 2022 kemarin, Itu masih dirapatkan oleh komisi pertandingan (Komding) sama komisi disiplin (Komdis).

Saat pertemuan Kemarin, pihaknya sempat mensosialisakan kepada penanggung jawab Klub U-13 terkait hal tersebut.

“Nanti kita buka ke teman-teman media apabila sudah ada keputusan resmi banding pencabutan, “ kata Ketua Askab Sumenep saat dihubungi melalui akun whatsappnya, Senin (15/05/2023) sore.

Baca Juga :  Ainur Tiktoker, Minta APH Selidiki Dugaan Bancakan BSPS di Kabupaten Sumenep

Untuk Ke ikutsertaan PSBA Kangean pada kompetisi 2023 Tahun ini, pihaknya belum menerima laporan resmi.

Silahkan ke kantor saja untuk lebih jelasnya mas, kami sudah sediakan kantor Askab, tepatnya dijalan Raung, Sumenep dengan deadline buka mulai jam 09.00 Wib hingga 15.00 Wib.

“Berkaitan dengan rencana pelaksanaan, insyaallah akan dilaksanakan bulan depan. Karena proses penganggaran sudah disusun terkait pelaksanaan itu. “ tegas nya.

Febmi sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa Askab PSSI Sumenep menggelar kompetisi sepak bola U-13 tidak hanya sebagai ajang pertandingan antar klub di Kota Keris saja.

“Melainkan juga sebagai ajang seleksi bibit-bibit atlet sepak bola. Proyeksinya, untuk bisa berlanjut ke kasta kompetisi yang lebih tinggi, “ paparnya.

Sementara itu, Pelaksana Teknis Kompetisi Askab membenarkan bahwa PSBA Kangean di tahun 2022 pada kepengurusan lama dijatuhi sanksi, setelah pergantian kepengurusan yang baru, PSBA Kangean mengajukan banding.

Baca Juga :  Integritas Petugas Rutan Sumenep Berbuah Penghargaan Usai Gagalkan Narkoba

Pada banding tersebut, komding melakukan pencabutan, akibat pencabutan sanksi itu, dari club yang ada disumenep menolak keputusan Komding.

“Sehingga hingga saat ini masih menunggu keputusan lanjutan dari Komisi Banding terkait hal tersebut, “ imbuhnya Nyok saat dihubungi Tim Media Ini, Senin (15/05/2023).

Lebih lanjut ia menyarankan agar wartawan media ini menindak lanjuti dengan pihak terkait.

“Biar tidak salah prosedur, silahkan menghubungi Ketua atau Sekretaris Askab mas, “ terangnya.

Lebih lanjut, Komding Sumenep menyampaikan bahwa persoalan skorsing yang dijatuhkan kepada PSBA Kangean sudah diputuskan di KONI, karena koni ada keterkaitan emosional dengan PSBA.

“Untuk sementara, Tahun ini PSBA Kangean tidak akan diikut sertakan akibat tuntutan dari Club di sumenep serta kemungkinan PSBA Kangean tidak ada biaya”, pungkasnya Adi Wijaya saat dihubungi melalui akun whatsappnya, Senin (29/5) malam.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Minta Hakim Lepaskan Empat Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi Sumenep

Komisi banding sudah terpaksa membuat keputusan pencabutan kepada PSBA Kangean, sehingga dirinya meminta kerelaan kepada PSBA Kangean untuk tidak ikut serta pada kompetisi tahun ini.

“Kompetisi kemarin itu keliru, U-17 semestinya diselenggarakan dijawa timur. PSSI lama itu kok berani menyelenggarakan kompetisi U-17 di daerah, “ kata Adi Wijaya melanjutkan.

Pada kepemimpinan dirinya di Komding, kedepan dirinya akan memperketat kompetisi sesuai kode disiplin PSSI tahun 2018, yang semestinya harus diterapkan sejak kepemimpinan sebelumnya di periode 2018 hingga 2022.

Ia menegaskan bahwa Kalau mau protes ke komding harusnya ada jaminan.

Dengan jabatan yang baru tersebut, dirinya akan memastikan untuk mengikuti aturan yang ada di PSSI kode disiplin tahun 2018, “ pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan
Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1

BERITA TERBARU