Adanya Kerumunan, Lampu Dekorasi Sepanjang Koridor Kayutangan Dimatikan

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kawasan sepanjang koridor Kayutangan kota malang (foto.Ist)

kawasan sepanjang koridor Kayutangan kota malang (foto.Ist)

Javanetwork.co.id, Malang Kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memutuskan mematikan sementara lampu dekorasi di sepanjang koridor Kayutangan mulai Minggu (6/2/2022). Hal ini setelah mengevaluasi situasi kerumunan masyarakat yang terpantau selama beberapa hari terakhir, (6/2).

Kepala DLH Kota Malang Drs. Wahyu Setianto, MM mengungkapkan, keputusan ini sudah sesuai dengan arahan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan telah dikoordinasikan dengan Polresta Malang Kota serta jajaran terkait.

“Mulai Minggu sore ini pukul 18.00 WIB, kami matikan lampu dekorasinya sementara. Lampu dekorasinya saja, untuk penerangan jalan umum (PJU) tetap menyala,” ungkap Wahyu.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota sejak 31 Januari 2022 telah melakukan upaya pembatasan mobilitas pada jam tertentu di Jalan Basuki Rahmat dan sejumlah koridor lainnya. Tujuannya untuk menekan pergerakan massa yang masih tinggi dan ditengarai menjadi salah satu faktor kembali meningkatnya kasus Covid-19.

Tim gabungan Pemkot Malang bersama TNI/Polri juga melaksanakan operasi penertiban protokol kesehatan (prokes) dan tes usap acak termasuk di Kayutangan. Namun sebagian masyarakat, tampaknya masih kurang menyadari pentingnya menghindari kerumunan. Sehingga kebijakan lanjutan mematikan lampu dekorasi pun diputuskan dilakukan.

“Langkah ini satu kesatuan upaya kita mendukung pengendalian kasus Covid-19 di Kota Malang yang naik lagi beberapa waktu terakhir,” imbuh Wahyu.

Tercatat kasus dalam pantauan per 5 Februari 2022 bertambah hingga mencapai 688 kasus. Meskipun temuan Dinas Kesehatan Kota Malang bahwa mayoritas kasus berkarakter tanpa gejala (asimtomatik). Namun Pemkot Malang tetap waspada dan meminta seluruh masyarakat bisa bekerja sama. (*)

Berita Terkait

PMI Nonprosedural Asal Kepulauan Sumenep Dipulangkan dari Malaysia, Disnaker Beri Pendampingan Intensif
Momentum Hardiknas, PBSI Sumenep Gelar Turnamen Bulutangkis Multikategori dengan Hadiah Besar
Bersih-Bersih Lapas: 2.284 Bandar Dipindah, Komitmen Keras Menteri IMIPAS Ditegaskan
10 Calon Taruna Akpol Sumenep Lolos Rikmin Awal, Kapolres Ingatkan Seleksi Bersih dan Transparan
Pernikahan Putri Bungsu Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid dengan Ra Mamak Terungkap Lewat Media Sosial
Muscab PKB Sumenep, KH Imam Hasyim Tekankan Regenerasi dan Lompatan Politik ke Depan
Hadiri Muscab PKB Sumenep, Bupati Fauzi Singgung Faktor Hoki, Doa Kiai dan Soliditas Partai
Kapolres Sumenep Ikuti Anev Nasional Bersama Kapolri, Perkuat Kesiapsiagaan Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:39 WIB

PMI Nonprosedural Asal Kepulauan Sumenep Dipulangkan dari Malaysia, Disnaker Beri Pendampingan Intensif

Sabtu, 11 April 2026 - 16:58 WIB

Momentum Hardiknas, PBSI Sumenep Gelar Turnamen Bulutangkis Multikategori dengan Hadiah Besar

Kamis, 9 April 2026 - 23:55 WIB

Bersih-Bersih Lapas: 2.284 Bandar Dipindah, Komitmen Keras Menteri IMIPAS Ditegaskan

Senin, 6 April 2026 - 21:48 WIB

10 Calon Taruna Akpol Sumenep Lolos Rikmin Awal, Kapolres Ingatkan Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 6 April 2026 - 20:59 WIB

Pernikahan Putri Bungsu Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid dengan Ra Mamak Terungkap Lewat Media Sosial

Berita Terbaru