JAVANETWORK.CO.ID SUMENEP — Momen langka penuh makna terjadi di Kodim 0827/Sumenep, Rabu (4/6), saat Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A, turun langsung ke jantung prajurit wilayah ujung timur Pulau Madura.
Bukan hanya membawa pengarahan, jenderal bintang dua itu menyuntikkan semangat, keteladanan, serta komitmen keras memberantas narkoba yang menyusup hingga ke pelosok negeri.
Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya dan rombongan perwira tinggi, Mayjen Rudy mengunjungi markas Kodim di Jl. Kesatrian No.1, Sumenep, dan disambut dengan pengalungan bunga, musik tradisional tong-tong khas Madura, serta jajar kehormatan militer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan kerja itu dihadiri 222 orang terdiri dari prajurit TNI, PNS, dan anggota Persit Kodim 0827/Sumenep. Hadir pula Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie dan sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya.
Dalam pengarahan di Aula Kodim, Mayjen Rudy menyampaikan pesan tegas dan menyentuh. Ia memuji integritas prajurit-prajurit yang tak tergoda iming-iming bandar narkoba, khususnya mereka yang bertugas di kepulauan terluar seperti Masalembu.
“Jangan beri ruang bagi narkoba. Kalian diincar, tapi saya yakin kalian kuat. Kalian pilar utama kepercayaan rakyat. Dan itu harus dijaga, jangan pernah ternoda,” tegas Pangdam.
Tak hanya itu, ia memberikan kejutan luar biasa: tiga prajurit dari Masalembu yang ingin sekolah akan dibebaskan dari seleksi alias langsung lulus, dan bagi prajurit muslim hadiah umrah menanti sebagai bentuk apresiasi.
Mayjen Rudy juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dan menjauhi judi online yang dianggap sebagai penyakit digital zaman ini.
“Jangan biarkan keluarga kita saling menutupi. Rumah tangga yang harmonis adalah benteng terakhir prajurit tangguh. Dan ingat, judi online bukan solusi, itu jebakan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para prajurit mempersiapkan masa pensiun sejak dini melalui usaha legal yang tidak mengganggu tugas pokok.
“Prajurit tak boleh pensiun dalam kegelisahan. Masa depan damai dimulai dari hari ini,” pungkasnya
Dalam kegiatan itu juga diberikan tali asih kepada warakawuri, prajurit yang mengalami sakit menahun, serta penghargaan kepada putra-putri prajurit yang berprestasi.

Momen haru dan bangga mewarnai acara yang juga diselingi penayangan profil Pangdam.
Di akhir acara, Pangdam menerima cinderamata dari Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., dilanjutkan foto bersama, sebelum kembali ke ruang transit.
Kunjungan ini tidak sekadar seremonial. Bagi prajurit di pelosok Madura, ini adalah bentuk pengakuan, perhatian, dan sekaligus pesan: pemimpin hadir bukan hanya memberi perintah, tapi juga perlindungan dan harapan. (REDJAVA/PENDIM****)










