JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin prosesi Upacara penerimaan dan pemberangkatan 2 jenazah kru helikopter milik Polri jenis NBO 105/P-1103 di halaman Mako Ditpoludara Korpolairud Bahakarkam Polri, Pondok Cabe, Banten, Rabu (30/11).
Untuk diketahui, Keduanya merupakan korban kontak hilang helikopter di Perairan Belitung Timur.
Selanjutnya jenazah Briptu (Anumerta) M. Khoirul Anam dibawa ke Magetan, Jawa Timur, sementara Brigadir (Anumerta) Moch. Lasminto dibawa ke Serang, Banten.
Diberitakan media ini sebelumnya, Satu unit Helikopter 105/P-1103 milik Korps Polairud Baharkam Polri dilaporkan hilang kontak di wilayah perairan Kabupaten Belitung Timur pada Minggu (27/11/22) siang.
Helikopter milik Polri hilang kontak di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Sejumlah personel diturunkan untuk pencarian.
“Bahwa betul terjadi lost contact atau hilang kontak pada helikopter milik Polri,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, kepada wartawan, Minggu (27/11/2022).
Ramadhan mengatakan Korpolairud Baharkam Polri hingga Polda Babel turun melakukan pencarian.
“Akan dilakukan upaya pencarian oleh Korpolairud Baharkam Polri, Polda Babel serta instansi terkait,” katanya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan membenarkan informasi terkait sebuah helikopter milik Polri yang jatuh di perairan laut Bukulimau, Belitung Timur, Minggu (27/11/2022).
“Betul lost contact,” ujar Ramadhan kepada awak media, Minggu sore.
Ramadhan mengatakan, Korps Kepolisian Perairan dan Udara Polri (Korpolairud) dan Kepolisian Daerah Bangka Belitung bakal melakukan pencarian besok, Senin (28/11/2022).
“Besok akan dilakukan upaya pencarian oleh Korpolairud dan Polda Babel, serta instansi terkait,” jelas Ramadhan.
Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa membenarkan informasi jatuhnya helikopter milik Polri tersebut.
Kecelakaan pesawat jenis helikopter dengan nomor registrasi P1103 tipe NBO 105 terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
“Infonya Kapten AKP Arif dengan operator kepolisian (pilot-Red),” kata Mikron saat dikonfirmasi Minggu.
Tower radar Tanjungpandan melaporkan belum ada kontak dengan helikopter tersebut. Penerbangan helikopter diduga dalam misi patroli dan tidak terjadwal dalam laporan penerbangan.
Kepala Biro Operasional Polda Bangka Belitung Kombes Pontjo Soediantoko juga telah menerima informasi perihal jatuhnya helikopter Tipe NBO 105.
“Sementara masih menunggu info dari ATC dan AP II Tanjung Pandan dan seluruh petugas perangkat pendeteksian radar udara,” ujar Pontjo (REDJAVA/FRN****)












