JAVANETWORK.CO.ID.BALI – Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si langsung merespon terkait penangkapan dua pelaku ahli perakit bom beserta 5000 detonator atau bahan peledak siap ledak oleh Tim Opsnal Ditpolairud Polda Jawa Timur di perairan Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (9/11) pukul 16.00 WIB.
Eks Kabareskrim Polri ini menyampaikan, jajarannya telah mempersiapkan dengan matang seluruh strategi pengamanan termasuk mempersiapkan rencana kontijensi untuk mengantisipasi dinamika di lapangan.
Hal ini disampaikan Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si usai menggelar Tactical Floor Game (TFG) yang diikuti langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menko Marves, Menteri Pertahanan dan Panglima TNI di GOR Kepaon Prajaraksaka Denpasar.
“Kita juga telah mempersiapkan yang namanya kontijensi plan, escape apakah terkait dengan kesehatan, apakah terkait dengan peristiwa-peristiwa lain, itu juga semua dipersiapkan,” ucap Kapolri, Kamis (10/11/2022).
Mantan Kadiv Propam Polri itu memastikan bahwa seluruh kegiatan KTT G20 menjadi fokus utama pengamanan Polri. Mulai dari kedatangan, akomodasi hingga bergeser dari venue ke venue.
“Itu semua kan diatur waktunya. Jadi, semua harus lancar, baik jalurnya, pengawalannya kemudian kondisi di masing-masing wilayah harus dipastikan maksimal,” tegas Sigit.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menambahkan, bahwa sama halnya dengan Polri, TNI juga telah menyiapkan pasukan cadangan di luar petugas yang melakukan pengamanan di lapangan. Hal ini guna memastikan keamanan tetap berjalan ketika terjadi dinamika yang tidak diinginkan.
“Seandainya ada dinamika di luar yang kami siapkan kita pasti kerahkan,” ujarnya. (REDJAVA/FRN****)











