Dugaan Hilangnya Rekaman CCTV Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mabes Polri Minta Keterangan Saksi Ahli IT

- Redaksi

Jumat, 21 Oktober 2022 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Mabes Polri akan memintai keterangan saksi ahli IT untuk mengungkap dugaan hilangnya rekaman CCTV saat tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) menganggap bagian itu krusial karena menyulitkan penguraian peristiwa secara utuh.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M menyampaikan, pihaknya masih mendalami dugaan hilangnya rekaman CCTV saat tragedi Kanjuruhan, Malang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mabes Polri dan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) akan meminta keterangan dari saksi ahli IT untuk mengusut hilangnya rekaman itu.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Hadiri Gema Takbir Idul Adha 1447 H di Pendopo Agung, Perkuat Sinergi dan Ukhuwah Kebangsaan

“Dari rapat bersama TGIPF semua masih didalami, nanti ada ahli yang sampaikan, termasuk pihak ketiga yang pasang CCTV di Stadion Kanjuruhan. Kesepakatan rapat hari ini gitu. Arahan dari Pak Armed untuk minta keterangan saksi ahli IT dan dari pihak yang pasang CCTV,” tutur Kadiv Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M kepada media, Kamis (20/10/2022).

Mengenai penyebab pasti hilangnya rekaman CCTV, Kadiv Humas Mabes Polri menyampaikan masih menunggu dari pemeriksaan pihak terkait.

Baca Juga :  Ketum ITNMI Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Institusi Polri, Terkait Penanganan Kasus Penganiayaan Disabilitas di Sumenep

“Ahli saja yang sampaikan, dia yang kompeten secara tekniknya bagaimana biar sampaikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, TGIPF menemukan kejanggalan pada CCTV yang merekam sudut-sudut tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Rekaman CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan tiba-tiba hilang, diduga dihapus selama 3 jam 21 menit.

Dalam keterangan temuan TGIPF itu, pergerakan awal rangkaian Barakuda yang akan mengevakuasi tim Persebaya dapat terekam melalui CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan itu. Tapi selanjutnya hilang.

Baca Juga :  Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Kapolri : Selalu Pedomani Tribrata dan Catur Prasetya

“Tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik, kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit,” bunyi penggalan dokumen TGIPF.

Hilangnya sebagian durasi rekaman CCTV itu dianggap menyulitkan upaya investigasi TGIPF.

“Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi dan sedang diupayakan untuk meminta rekaman lengkap ke Mabes Polri,” lanjut dokumen TGIPF. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1
DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas
Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:23 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

BERITA TERBARU