Pesan Tegas Kapolri Buat Perwira Polri : Reformasi Organisasi Harus Dimulai dari Kepala Menjalar hingga Ekor

Kamis, 22 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menyinggung soal integritas kepemimpinan dan reformasi budaya organisasi Polri. Dia mengingatkan dua hal tersebut menjadi sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan publik akibat kasus Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.

Pesan tegas ini disampaikan dalam acara Seminar Sekolah Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-31 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-62 tahun 2022 di Gedung The Tribrata Jalan Dharmawangsa III, Jakarta Selatan Rabu (21/09/2022).

“Integritas kepemimpinan merupakan indikator mereformasi budaya organisasi. Sehingga seluruh anggota Polisi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Reformasi budaya harus dimulai dari Kepalanya baru menjalar ke ekornya,” kata Kapolri Drs Listyo Sigit Prabowo MSi dalam amanatnya disampaikan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Dari kasus Ferdy Sambo ini, Kapolri menekankan bila terjadi pelanggaran oleh anggota Polri, maka pimpinan harus siap disanksi.

Baca Juga :  Rp10,4 Juta Donasi Mengalir, KBS Sumenep Bagi Santunan Anak Yatim di Prenduan, Senyum Mereka Bikin Tersentuh

“Sudah tentu pimpinan Polri telah melakukan dan mengikis budaya-budaya yang tidak baik. Maka jika terjadi pelanggaran, yang dipotong adalah kepalanya duluan,” ujarnya.

Melihat survei LSI pada tanggal 31 Agustus 2022 lalu, Polri berada di urutan terbawah sebagai lembaga aparat penegak hukum yang dipercaya Publik. Kalah dari Kejaksaan Agung dan KPK. Polri mendapatkan dukungan 66.9 persen, Kejaksaan Agung 75.3 persen dan KPK 73.2 persen.

Survei ini, Kata Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menjadi pekerjaan rumah bagi kita, Polri untuk lebih profesional dalam bertugas dan kembali merebut kepercayaan publik.

“Ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi setiap anggota Polri untuk melaksanakan tugas pokok dengan semakin profesional serta menjawab tuntutan publik sehingga dalam terus meningkatkan kepercayaan publik kepada Polri,” ungkap Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.

Baca Juga :  Tim Basket Putri MAN Sumenep Raih Juara 1 dan Juara 4 di KOBALAMA PLUS Championship 2025

Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi juga menyinggung soal isu-isu keamanan dalam hampir sebulan terakhir ini. Seperti dampak kebijakan Pemerintah terkait penyesuaian harga BBM yang memicu gelombang protes di sejumlah daerah. Dia menilai, Polri harus mengawal kebijakan tersebut serta masuknya investasi ke Indonesia.

“Dalam kurun waktu 24 hari terakhir kebijakan bidang ekonomi berupa penyesuaian harga BBM untuk pemanfaatan subsidi energi yang tepat sasaran dan juga isu-isu keamanan seluruh daerah, sehingga harus dikelola dengan baik. Selain itu juga upaya menguatkan denyut ekonomi daerah, membuka lapangan kerja dan mendorong masuknya investasi juga harus dikawal, demi menjaga tumbuhnya laju ekonomi nasional,” ujar Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.

Selain itu juga, kata Kapolri, Polri juga telah siap membantu pemerintah mengamankan agenda Internasional dan Nasional seperti Presidensi G20 dan Pemilu 2024. kemudian proyek dan program strategis pemerintah seperti Ibukota Negara Nusantara dan Program penanganan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Tangan Dingin ASN BPKAD Sumenep Jadikan Taman Kantor Selalu Asri dan Memikat

“Polri sebagai pengemban fungsi pemerintahan di bidang keamanan dalam kondisi siap, berkomitmen penuh dalam situasi internal yang solid serta bersinergi kuat untuk mewujudkan stabilitas keamanan sebagaj landasan untuk mengawal penuh program-program pemerintah yang dipimpin Presiden dan Wakil Presiden Indonesia,” tutur Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.

Seminar dilaksanakan usai peserta didik melaksanakan pendidikannya selama 7 bulan dengan diikuti peserta didik Sespimti sebanyak 121 orang terdiri dari 76 anggota Polri, 43 prajurit TNI, 1 peserta didik Kejaksaan Agung dan 1 peserta didik dari Kemenkumham. Sedangkan peserta didik Sespimmen sebanyak 225 orang terdiri dari 193 anggota Polri, 30 prajurit TNI dan 2 peserta didik dari mancanegara (Malasyia dan Filipina). (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Jangan Lupa Besok! Lomba Uji Tembak Akik dan Fosil Berhadiah Motor Digelar di PPI Pasongsongan Sumenep
Program KJSU Hadir di Sumenep, RSUDMA Perkuat Layanan Kanker, Jantung, Stroke dan Ginjal
Revitalisasi SDN Bendotretek I Dimulai, Lita Machfud Arifin Dorong Pendidikan Berkualitas
Malam Perpisahan SDN Poja I dan TK Nurul Hikmah Jadi Momentum Semangat Raih Cita-cita
Silaturahim ke Abuya Busyro Karim, IPNU-IPPNU Sumenep Perkokoh Gerakan Kaderisasi NU
Abdul Wasid Tegaskan Pendidikan Karakter dan Adab Kunci Masa Depan Generasi Muda
Sambut Jemaah Haji dari Tanah Suci, Pemkab Sumenep Siapkan Pelayanan Maksimal
Pelepasan Maganghub Batch 3 di Rutan Sumenep, Tinggalkan Jejak Dedikasi dan Semangat Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:05 WIB

Jangan Lupa Besok! Lomba Uji Tembak Akik dan Fosil Berhadiah Motor Digelar di PPI Pasongsongan Sumenep

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:12 WIB

Program KJSU Hadir di Sumenep, RSUDMA Perkuat Layanan Kanker, Jantung, Stroke dan Ginjal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:04 WIB

Revitalisasi SDN Bendotretek I Dimulai, Lita Machfud Arifin Dorong Pendidikan Berkualitas

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:59 WIB

Malam Perpisahan SDN Poja I dan TK Nurul Hikmah Jadi Momentum Semangat Raih Cita-cita

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:59 WIB

Silaturahim ke Abuya Busyro Karim, IPNU-IPPNU Sumenep Perkokoh Gerakan Kaderisasi NU

Berita Terbaru