Sambut Hari Jadi ke-758, Sumenep Luncurkan Logo Baru Berorientasi Kebangkitan Pariwisata dan UMKM

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Didampingi Kadisbudparopar Faruk Hanafi di Peluncuran logo resmi Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu (20/06/2026) malam

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Didampingi Kadisbudparopar Faruk Hanafi di Peluncuran logo resmi Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu (20/06/2026) malam

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758. Peluncuran visual terbaru ini menjadi momentum krusial bagi kebangkitan pariwisata sekaligus stimulus pertumbuhan ekonomi kreatif di ujung timur Pulau Madura.

​Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep tersebut berlangsung khidmat dan meriah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu (20/6/2026) malam. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep untuk tahun 2027 mendatang.

​Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa logo baru ini bukan sekadar simbol seremonial tahunan. Identitas visual ini membawa misi besar dalam mempromosikan kekayaan budaya lokal ke kancah nasional.

​”Launching Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758 ini adalah momentum strategis. Kami bergerak memperkuat promosi pariwisata dan memperkenalkan warisan budaya luhur Sumenep kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas,” ujar Faruk Hanafi saat memberikan sambutannya.

Pemerintah daerah sengaja melibatkan partisipasi publik dalam pembuatan logo ini melalui mekanisme sayembara. Langkah tersebut terbukti efektif memicu kreativitas masyarakat Madura. Tercatat, puluhan desainer lokal dari Sumenep, Pamekasan, hingga Sampang ikut bertarung memperebutkan posisi terbaik.

​Tingginya animo peserta lokal ber-KTP Madura ini menjadi sinyal positif bahwa industri kreatif di wilayah tersebut tengah berkembang pesat. Faruk menilai, keterlibatan aktif masyarakat mencerminkan adanya rasa kepemilikan yang tinggi terhadap sejarah dan masa depan Sumenep.

Baca Juga :  Todong Sopir Ambulance RSUD Dr. Soetomo Gunakan Airsoft Gun, Warga Parsanga Diamankan di Polsek Kalianget

​”Kami membuka ruang ekspresi seluas-luasnya. Sayembara ini membuktikan bahwa gagasan kreatif masyarakat mampu merepresentasikan identitas Sumenep yang modern namun tetap berakar pada tradisi,” tambahnya.

​Di samping fokus pada pelestarian budaya, Faruk menggarisbawahi bahwa target utama dari seluruh rangkaian Hari Jadi ke-758 ini adalah dampak ekonomi yang konkret. Pihaknya optimistis perputaran ekonomi selama rangkaian acara akan berimbas langsung pada kesejahteraan pelaku UMKM.

​”Harapan besar kami, acara ini mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan secara signifikan. Ketika turis datang, sektor perhotelan, kuliner, dan pelaku UMKM lokal yang akan merasakan langsung dampak positifnya,” tegas Faruk.

Malam peluncuran logo yang didanai melalui APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026 ini berjalan sukses dengan memadukan unsur sosial dan seni tradisional. Acara dibuka dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta santunan Korpri, sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Terima Kunjungan Kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pamekasan, Inilah Dibahas

​Nuansa magis kebudayaan Madura kian kental saat panggung utama menampilkan seni Tari Topeng Dalang, sebuah warisan mahakarya leluhur Sumenep yang masih lestari. Kemeriahan ditutup dengan pengumuman pemenang sayembara desain logo yang telah dinantikan publik.

​Melalui peluncuran logo ke-758 ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengirimkan pesan optimisme yang kuat. Sinergi antara pelestarian budaya, inovasi pariwisata, dan penguatan ekonomi kreatif diyakini akan menjadi roda penggerak utama menuju Sumenep yang berdaya saing global di masa depan. (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga
Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi
Dialog Interaktif di RRI Sumenep Bongkar Program Pembebasan Pajak 2026, Satlantas Ajak Warga Manfaatkan Kebijakan
MagangHub Batch I 2026 Resmi Dibuka, Rutan Sumenep Bekali Peserta Disiplin dan Etika Kerja
Pesta Rakyat Bangselok Meledak! 45 Stan UMKM Ludes, 38 Peserta Ramaikan Lomba Karaoke
Latpraops Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Sumenep Siapkan Strategi Buru Bandar Narkoba
Anggaran Sumenep 2026 Berubah, Bupati Minta Kebijakan Fiskal Lebih Responsif dan Tepat Sasaran
Siswa MTsN 2 Sumenep Ukir Prestasi Gemilang, Akhmad Syarif Nashrullah Juara 1 Tenis Meja Jatim 2026

BERITA TERKAIT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Dialog Interaktif di RRI Sumenep Bongkar Program Pembebasan Pajak 2026, Satlantas Ajak Warga Manfaatkan Kebijakan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:53 WIB

MagangHub Batch I 2026 Resmi Dibuka, Rutan Sumenep Bekali Peserta Disiplin dan Etika Kerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Pesta Rakyat Bangselok Meledak! 45 Stan UMKM Ludes, 38 Peserta Ramaikan Lomba Karaoke

BERITA TERBARU