Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim, Kodim Sumenep Tanam 3.500 Mangrove

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodim Sumenep Tanam 3.500 Mangrove di Pesisir Saronggi, Bentengi Pantai dari Abrasi, Senin (24/05/2026)

Kodim Sumenep Tanam 3.500 Mangrove di Pesisir Saronggi, Bentengi Pantai dari Abrasi, Senin (24/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi terus diperkuat Kodim 0827/Sumenep. Melalui gerakan penanaman mangrove serentak, sebanyak 3.500 bibit mangrove ditanam di Pantai Kundang Wetan, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Senin (25/5/2026).

Kegiatan bertema “Mangrove Tumbuh, Indonesia Tangguh” itu terhubung secara virtual bersama Waaster Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo, S.E., sebagai bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem pesisir.

Pantai Kundang Wetan dipilih karena menjadi salah satu kawasan yang rawan terdampak abrasi. Penanaman ribuan mangrove tersebut melibatkan sekitar 80 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga warga pesisir.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Jajal dan Resmikan Nama Rantis Maung

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan, penanaman mangrove bukan hanya kegiatan simbolis, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan pesisir di Kabupaten Sumenep.

“Penanaman mangrove ini adalah investasi lingkungan jangka panjang. Kami ingin pesisir Sumenep tetap kuat menghadapi abrasi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat nelayan di masa mendatang,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Menurutnya, mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami pantai dari terjangan ombak dan abrasi. Selain itu, keberadaan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat nelayan.

Baca Juga :  Pelimpahan Tahap II Skandal Narkoba Oknum DPRD Resmi Diserahkan Polres ke Kejari Sumenep

Tak hanya menjaga garis pantai, tanaman mangrove juga dinilai efektif menyerap emisi karbon sehingga berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Kami berharap kesadaran menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah atau TNI, tetapi tanggung jawab bersama demi generasi berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, hingga sambutan Waaster Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo secara virtual.

Baca Juga :  Sumenep Masuk 7 Titik Nasional TKPN 2025, Ketua IGORNAS: Ini Kebanggaan Daerah Pesisir yang Siap Tampil Bugar!

Dalam amanatnya, Waaster Kasad menekankan bahwa penanaman mangrove merupakan bentuk kepedulian nyata seluruh elemen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir Indonesia.

Selain penanaman mangrove, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial secara virtual serta penyerahan simbolis bibit mangrove kepada perwakilan peserta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, jajaran Perwira dan Babinsa Kodim 0827/Sumenep, Kapolsek Saronggi AKP Edy Hariyanto, Plt Camat Saronggi Arman Mustafa, unsur DLH Sumenep, Banser, Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep, serta perangkat Desa Tanjung. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru