JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kesehatan jemaah calon haji tahun 2026.
Melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes P2KB Sumenep menerjunkan tenaga kesehatan untuk melakukan pendampingan penuh selama proses keberangkatan jemaah menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Setiap bus jemaah didampingi satu tenaga kesehatan (nakes), sementara setiap rombongan kloter mendapat pengawalan satu ambulans dan satu dokter guna memastikan kondisi jemaah tetap aman dan terpantau selama perjalanan.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep melalui Kepala Bidang P2P, H. Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H., mengatakan pengawalan kesehatan tersebut merupakan bentuk pelayanan maksimal pemerintah daerah kepada para tamu Allah asal Kabupaten Sumenep.
“Pendampingan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh jemaah calon haji asal Sumenep mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal sejak keberangkatan hingga tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya,” kata H. Achmad Syamsuri, Selasa (12/05/2026)
Menurutnya, keberadaan tenaga kesehatan di setiap bus sangat penting, terutama untuk memantau kondisi jemaah lanjut usia maupun jemaah dengan riwayat penyakit tertentu yang membutuhkan perhatian khusus selama perjalanan.
“Kami ingin seluruh jemaah merasa aman dan nyaman selama perjalanan. Karena itu, setiap bus kami siapkan tenaga kesehatan agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat apabila ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan,” tegasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyiagakan ambulans dan dokter di setiap rombongan kloter sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat medis di perjalanan menuju Surabaya.
“Ambulans dan dokter kami siagakan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Ini bagian dari ikhtiar kami agar proses keberangkatan jemaah berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala kesehatan yang berarti,” ungkap H. Ahmad Syamsuri.
Ia menambahkan, Dinkes P2KB Sumenep terus mengingatkan para jemaah untuk menjaga stamina, mengatur pola makan, memperbanyak istirahat, serta rutin mengonsumsi obat bagi yang memiliki penyakit bawaan.
“Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kondisi fisik dan mengikuti arahan petugas kesehatan. Semoga seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (REDJAVA****)












