Disdik Sumenep Luncurkan “Buku Pintar PAUD”, Perkuat Deep Learning dan Transformasi Pembelajaran Usia Dini

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd.,M.T., Didampingi Kabid Pembinaan Paud dan PNF Lisa Bertha Soetedjo, S.E.,M.AK Saat Meluncur Buku Pintar

Kadisdik Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd.,M.T., Didampingi Kabid Pembinaan Paud dan PNF Lisa Bertha Soetedjo, S.E.,M.AK Saat Meluncur Buku Pintar

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep kian serius membenahi kualitas pendidikan anak usia dini. Terbaru, instansi ini resmi meluncurkan Buku Pintar PAUD sebagai panduan strategis untuk mendorong implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di satuan PAUD.

Peluncuran berlangsung di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, dihadiri penilik, pengawas, serta organisasi profesi pendidikan seperti K3TK, HIMPAUDI, IGTKI, hingga Forum PKBM, Rabu (22/04/2026) kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd.,M.T., mengatakan bahwa kehadiran buku tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini.

Baca Juga :  Update Terakhir Perkembangan Pembangunan IKN

“Buku Pintar PAUD ini kami hadirkan sebagai panduan praktis agar guru mampu memahami dan menerapkan pembelajaran mendalam secara utuh. Ketika kompetensi guru meningkat, maka kualitas layanan pendidikan kepada anak didik juga akan naik secara signifikan,” kata H. Moh. Iksan.

Pihaknya menekankan, transformasi pendidikan tidak bisa dilepaskan dari peningkatan kapasitas guru sebagai aktor utama di ruang kelas.

“Penguatan kapasitas guru adalah kunci. Melalui buku ini, kami ingin membangun budaya belajar yang reflektif, adaptif, dan inovatif sehingga PAUD di Sumenep mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepala Bapanas : Presiden Instruksikan Integrasi BUMN Bidang Pangan

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Sumenep, Lisa Bertha Soetedjo, S.E.,M.AK., menjelaskan bahwa peluncuran buku tersebut merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan Permendikdasmen Nomor 1 tentang Standar Proses.

“Regulasi ini menekankan pembelajaran yang terencana, interaktif, inspiratif, dan berpusat pada peserta didik. Buku pintar ini kami susun agar ketentuan tersebut lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh guru di lapangan,” ujar Lisa, Kamis (23/04/2026).

Menurutnya, selama ini tantangan utama bukan pada pemahaman regulasi, melainkan pada penerjemahan ke praktik pembelajaran yang nyata.

Baca Juga :  Insan Bismillah Melayani Foundation Bagikan Daging Qurban Dan Santuni Anak Yatim Wujud Syukur Atas Terdaftarya IBMF Di Kemenkumham RI

“Kami ingin memastikan guru tidak berhenti pada tataran normatif, tetapi benar-benar mampu mengimplementasikan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembelajaran yang berkualitas,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pendekatan deep learning dalam buku tersebut mendorong anak untuk tidak sekadar menerima materi, tetapi aktif mengeksplorasi, berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan berpikir sejak dini.

Dengan peluncuran ini, Disdik Sumenep berharap implementasi kebijakan pendidikan tidak hanya menjadi dokumen administratif, melainkan hadir nyata dalam praktik pembelajaran yang terukur, berkualitas, dan berdampak langsung pada tumbuh kembang anak. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru