JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya membangun generasi melek finansial terus digencarkan. Kali ini, Bank Jatim Cabang Sumenep turun langsung ke lingkungan sekolah melalui sosialisasi Program Kejar 2026 bertajuk “Satu Rekening Satu Pelajar” di SMPN 1 Kalianget, Rabu (22/4/2026), kemarin.
Sejak awal kegiatan, suasana aula sekolah tampak hidup. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian mulai dari pengenalan produk perbankan hingga diskusi ringan tentang pentingnya mengatur keuangan sejak dini.

Program ini bukan sekadar kampanye formal. Di baliknya, tersimpan misi besar: mendorong pelajar memiliki rekening tabungan sendiri sekaligus membangun kesadaran finansial sejak usia sekolah.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Sumenep, Bambang Eko Budi Prakoso, menegaskan bahwa edukasi keuangan harus dimulai sedini mungkin agar menjadi kebiasaan yang melekat.
“Program ini bukan hanya soal memiliki rekening. Lebih dari itu, kami ingin membentuk kebiasaan menabung dan cara berpikir yang bijak dalam mengelola uang sejak dini,” ujarnya, Kamis (23/4).
Menurut Bambang, literasi keuangan di kalangan pelajar menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Dengan pemahaman yang baik, siswa diharapkan mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.

“Ke depan, kami ingin para siswa tidak hanya mengenal bank, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan layanan keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab,” tambah Bambang.
Dalam pemaparan yang disampaikan, tim Bank Jatim memperkenalkan berbagai layanan perbankan yang dirancang khusus untuk pelajar mulai dari tabungan sederhana hingga manfaat jangka panjang yang bisa dirasakan jika kebiasaan menabung terus dijaga.
Kegiatan ini semakin semarak saat memasuki sesi penutup. Pembagian door prize bagi siswa yang aktif bertanya dan menjawab menjadi momen yang paling ditunggu. Tawa dan tepuk tangan mengiringi pengumuman pemenang, menciptakan kesan hangat sekaligus edukatif.

Tak berhenti di SMPN 1 Kalianget, Bank Jatim memastikan program ini akan terus berlanjut. Sejumlah sekolah lain di Kabupaten Sumenep telah masuk dalam daftar sasaran berikutnya.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Bank Jatim dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda mencetak pelajar yang tak hanya cerdas di kelas, tetapi juga siap menghadapi realitas finansial di masa depan,” pungkasnya. (REDJAVA****)










