KUD di Sumenep Didorong Bertransformasi, Dekopinwil Jatim Tekankan Adaptasi di Tengah Munculnya KOPDES

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUD di Sumenep Didorong Bertransformasi, Dekopinwil Jatim Tekankan Adaptasi di Tengah Munculnya KOPDES

KUD di Sumenep Didorong Bertransformasi, Dekopinwil Jatim Tekankan Adaptasi di Tengah Munculnya KOPDES

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gelombang perubahan dalam dunia perkoperasian mulai terasa hingga ke tingkat desa. Di tengah dinamika tersebut, Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur turun langsung melakukan pembinaan terhadap Koperasi Unit Desa (KUD) sektor pangan dan perikanan di Kabupaten Sumenep, Sabtu (11/4/2026).

Bertempat di kantor Dekopinda Sumenep, kegiatan ini tak sekadar menjadi forum pembinaan, tetapi juga ruang refleksi bagi koperasi desa untuk menilai ulang posisi dan perannya di tengah perubahan lanskap ekonomi.

Perwakilan Dekopinwil Jawa Timur, H. Amin, menegaskan bahwa KUD tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Menurutnya, sektor pangan dan perikanan yang selama ini menjadi kekuatan utama Sumenep justru menuntut pengelolaan yang lebih modern dan responsif terhadap pasar.

Baca Juga :  Ketua PDM Sumenep Apresiasi Pelantikan Prof. Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

“KUD harus berani berubah. Kalau masih bertahan dengan cara lama, akan tertinggal. Sekarang saatnya koperasi tampil lebih profesional dan mampu membaca peluang pasar,” kata Amin dalam arahannya.

Ia juga menyoroti kemunculan Koperasi Desa (KOPDES) yang belakangan mulai tumbuh di sejumlah wilayah. Fenomena ini dinilai sebagai realitas baru yang tak bisa dihindari.

“Kehadiran KOPDES jangan dianggap ancaman. Ini justru alarm bagi KUD untuk berbenah dan menunjukkan keunggulan yang dimiliki,” tegasnya.

Tak hanya soal adaptasi, Amin juga mengingatkan pentingnya pembenahan dari sisi fundamental, terutama terkait aset koperasi. Ia meminta seluruh KUD segera melakukan inventarisasi aset secara menyeluruh agar memiliki kepastian hukum yang kuat.

Baca Juga :  Perjalanan Spiritual Wabup KH. Imam Hasyim di Tanah Suci: Menyulam Doa dan Air Mata untuk Sumenep

Sementara itu, Ketua Dekopinda Sumenep, H. Sustono, menekankan bahwa penguatan kelembagaan harus berjalan beriringan dengan perlindungan hukum bagi koperasi.
Menurutnya, selama ini masih banyak KUD yang menghadapi persoalan administratif hingga sengketa aset akibat lemahnya pencatatan dan legalitas.

“Kita tidak ingin koperasi berjalan dalam ketidakpastian. Semua aset harus jelas status hukumnya, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Sustono.

Lebih jauh, ia memastikan bahwa Dekopinda Sumenep akan memperkuat fungsi advokasi hukum untuk mendampingi koperasi di lapangan.

“Kami siap hadir memberikan pendampingan. Koperasi tidak boleh dibiarkan menghadapi persoalan hukum sendirian. Harus ada perlindungan dan solusi yang konkret,” imbuhnya.

Baca Juga :  Halal Bihalal Polres-PKDI, Langkah Humanis Jaga Kondusivitas Kabupaten Sumenep

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan riil turut mengemuka. Mulai dari keterbatasan modal usaha, distribusi hasil produksi yang belum optimal, hingga tantangan memperluas jaringan pemasaran di tengah persaingan yang semakin terbuka.

Namun demikian, pembinaan ini diharapkan menjadi titik balik bagi KUD di Sumenep untuk bangkit dan bertransformasi. Sinergi antar koperasi juga ditekankan sebagai kunci, agar tidak terjadi tumpang tindih peran dan justru memperkuat posisi koperasi sebagai motor ekonomi desa.

Dengan langkah pembenahan yang terarah, KUD diyakini tetap memiliki ruang strategis dalam menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus menjaga kesejahteraan anggota di tengah perubahan zaman. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru