JAVANETWORK.CO.ID.MAKKAH — Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H., tengah menunaikan ibadah umroh bersama keluarga dan 93 jamaah dalam rombongan Travel Albarokah.
Perjalanan selama 16 hari ini menjadi momen spiritual yang sarat makna, tak hanya secara pribadi, tetapi juga sebagai refleksi pengabdian untuk masyarakat.
Rombongan mengambil miqat di Yalamlam, sekitar 30 menit sebelum pesawat mendarat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama delapan hari berada di Makkah, KH Imam Hasyim bersama jamaah tercatat menunaikan umroh sebanyak lima kali.

Miqat dilakukan di beberapa lokasi, yakni Tan’im, Ji’ronah, Masjid Aisyah, serta Hudaibiyah.
Tak hanya itu, rombongan juga memperbanyak thawaf sunnah tanpa sa’i di Masjidil Haram.
Setiap putaran mengelilingi Ka’bah diisi dengan doa dan harapan, termasuk untuk kemajuan serta keselamatan masyarakat Kabupaten Sumenep.
“Alhamdulillah, kami diberi kesehatan untuk menunaikan lima kali umroh dan memperbanyak thawaf sunnah. Semua kami niatkan sebagai bentuk syukur dan doa untuk masyarakat Sumenep,” kata KH Imam Hasyim dari Tanah Suci kepada media ini, Selasa, (24/02/2026).
Selain fokus pada ibadah di Masjidil Haram, rombongan juga melaksanakan ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah, seperti Jabal Tsur, Jabal Rahmah, serta Jabal Nur.
“Ziarah juga kami lakukan ke kompleks pemakaman Jannat al-Mu’alla (Ma’la), tempat dimakamkannya Khadijah binti Khuwaylid atau Sayyidah Sitti Khodijah,” ujarnya.
Selain itu, rombongan berziarah ke Abuya Sayyid Muhammad Al-Yamani, KH. Maimun Zubair, serta KH Ahmad Sufyan Situbondo.
Rangkaian ziarah turut mencakup Masjid Jin, Masjid Syajarah, hingga Maulid Nabi, tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Menurut KH Imam Hasyim, perjalanan ini menjadi momentum memperkuat nilai keikhlasan dan tanggung jawab sebagai pemimpin.
“Di Tanah Suci kita belajar tentang kesabaran, keikhlasan, dan persaudaraan. Semoga sepulangnya nanti kami bisa mengabdi dengan lebih baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut pengasuh Ponpes At-Taufiqiyah kecamatan Bluto ini juga memastikan seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan tetap semangat menjalankan ibadah.
Rencananya, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Madinah pada 24 Februari 2026 untuk melaksanakan ibadah dan ziarah selama enam hari, sebelum kembali ke Indonesia pada 3 Maret 2026.
“Kami mohon sambungan doanya dari masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (REDJAVA****)










