Peringatan Nuzulul Quran, Kepala Dinsos P3A Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Nuzulul Quran, Kepala Dinsos P3A Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

Peringatan Nuzulul Quran, Kepala Dinsos P3A Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Momentum peringatan Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 7 Maret 2026 menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, dalam pesan refleksi yang disampaikan kepada masyarakat Sumenep pada peringatan malam turunnya Al-Qur’an tersebut.

Menurutnya, Nuzulul Quran bukan sekadar momentum seremonial tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Di malam Nuzulul Quran yang penuh keberkahan ini, mari kita hiasi hati dengan cahaya Al-Qur’an. Semoga setiap ayat yang kita baca menjadi penolong di akhirat dan petunjuk bagi setiap langkah kita di dunia,” ujar Rahman Riadi, Sabtu (7/3/2026).

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga menuntun manusia untuk membangun kehidupan sosial yang adil, penuh empati, dan saling menghargai.

Menurutnya, semangat tersebut sangat relevan dengan tugas dan peran lembaga yang dipimpinnya, terutama dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kita berharap momentum Nuzulul Quran ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun masyarakat yang lebih beradab, saling peduli, dan penuh kasih sayang,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai waktu terbaik memperbanyak ibadah, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dengan semangat Nuzulul Quran, Rahman Riadi berharap masyarakat tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu memahami serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadan adalah bulan turunnya Al-Qur’an. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an agar kehidupan kita semakin penuh berkah,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Gaungkan Identitas Budaya, PKDI Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Tari di Hari Tari Sedunia 2026
Untuk Meningkatkan Keandalan Jaringan Listrik, PLN Sumenep Lakukan Pemeliharaan Jaringan
Jelang Armuzna, Kemenhaji Sumenep Ingatkan Jemaah Jaga Ketat Kartu Nusuk
Think Before You Click! Pesan Tegas Kejari Sumenep untuk Siswa di SMAN 1 Sumenep Lewat JMS
Persit Kodim Sumenep Hijaukan Kalianget, Aksi Nyata di Usia ke-80 untuk Bumi yang Lebih Lestari
Bupati Fauzi Tegaskan: Dana Desa Hak Rakyat, Jangan Disalahgunakan
Pengawasan Ketat Layanan SIM, Polres Sumenep Pastikan Standar Pelayanan Prima Tanpa Celah
Semangat Hari Posyandu Nasional 2026, Hj. Nia Kurnia Fauzi Ajak Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:35 WIB

Gaungkan Identitas Budaya, PKDI Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Tari di Hari Tari Sedunia 2026

Rabu, 29 April 2026 - 19:50 WIB

Untuk Meningkatkan Keandalan Jaringan Listrik, PLN Sumenep Lakukan Pemeliharaan Jaringan

Rabu, 29 April 2026 - 18:10 WIB

Jelang Armuzna, Kemenhaji Sumenep Ingatkan Jemaah Jaga Ketat Kartu Nusuk

Rabu, 29 April 2026 - 17:57 WIB

Think Before You Click! Pesan Tegas Kejari Sumenep untuk Siswa di SMAN 1 Sumenep Lewat JMS

Rabu, 29 April 2026 - 12:24 WIB

Bupati Fauzi Tegaskan: Dana Desa Hak Rakyat, Jangan Disalahgunakan

Berita Terbaru