JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai mematangkan pelaksanaan program mudik gratis tahun 2026 bagi masyarakat perantauan. Untuk memastikan program tersebut berjalan aman, tertib, dan nyaman, Pemkab menggelar rapat koordinasi lintas instansi di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Kamis (5/3/2026).
Rapat koordinasi dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Sumenep Abdul Madjid, S.Sos.,M.S.i., dan dihadiri Asisten III, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H., serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait.
Dalam forum tersebut, seluruh pihak membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan mudik gratis, mulai dari kesiapan armada, pengaturan jadwal keberangkatan, keamanan penumpang, hingga antisipasi kondisi cuaca.
Asisten III Setdakab Sumenep, Abdul Madjid menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi sangat penting untuk memastikan program mudik gratis berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Sumenep yang berada di perantauan.
“Rapat koordinasi ini merupakan langkah penting agar seluruh pihak memiliki persepsi yang sama dalam menyiapkan mudik gratis. Kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi para pemudik,” ujar Abdul Madjid.
Ia menambahkan, berbagai potensi kendala juga menjadi perhatian dalam pembahasan rapat, termasuk faktor cuaca yang masih berada pada musim penghujan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Menurutnya, langkah antisipatif sejak awal menjadi kunci agar seluruh kemungkinan hambatan dapat diatasi sebelum hari pelaksanaan.
“Koordinasi ini juga untuk memetakan potensi permasalahan yang mungkin muncul, seperti keterlambatan armada, pengaturan penumpang, hingga faktor cuaca. Dengan persiapan matang, kami berharap seluruh kendala dapat diminimalkan,” jelasnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, program mudik gratis Pemkab Sumenep akan melayani masyarakat perantauan dari Jakarta menuju Sumenep menggunakan transportasi darat berupa armada bus.
Keberangkatan mudik gratis rute Jakarta–Sumenep dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026.
Selain jalur darat, pemerintah daerah juga memfasilitasi masyarakat kepulauan melalui transportasi laut yang disesuaikan dengan jadwal pelayaran. Bahkan, sebelumnya telah dilaksanakan program mudik santri gratis selama Ramadan bagi masyarakat kepulauan melalui kerja sama dengan Ikatan Alumni Pondok Pesantren.
Abdul Madjid berharap program tersebut dapat membantu masyarakat Sumenep di perantauan untuk pulang ke kampung halaman tanpa terkendala biaya transportasi.
“Program ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat Sumenep yang bekerja di perantauan. Harapannya mereka bisa pulang dengan aman, nyaman, dan selamat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” pungkasnya. (REDJAVA****)











