Masyarakat Masalembu Kehilangan Pemerintah: Pejabat Desa dan Camat Menghilang, Pelayanan Lumpuh

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Masalembu Kehilangan Pemerintah: Pejabat Desa dan Camat Menghilang, Pelayanan Lumpuh

Masyarakat Masalembu Kehilangan Pemerintah: Pejabat Desa dan Camat Menghilang, Pelayanan Lumpuh

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Masyarakat Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, dibuat resah dengan hilangnya jajaran pemerintah desa dan kecamatan.

Sejumlah kepala desa dan penjabat sementara (Pj) yang seharusnya memberikan pelayanan justru tidak berada di tempat selama berbulan-bulan, bahkan ada yang hampir satu tahun.

Kondisi ini memicu warga menyebar banner sebagai bentuk protes, seolah-olah sedang “mencari” keberadaan pejabat pemerintah yang menghilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan ini mencuat setelah warga dari berbagai desa mendapati kantor desa kosong saat hendak mengurus administrasi.

Seperti yang dialami warga Desa Sukajeruk, mereka datang ke kantor desa untuk meminta tanda tangan Pj. Sementara Taufiqurrahman terkait persyaratan pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan.

Namun, warga pulang dengan tangan hampa karena sang pejabat sudah berbulan-bulan tidak berada di Masalembu.

Baca Juga :  PAJASAT MELESAT: SDN Pajagalan I Sumenep Ukir Sejarah di Suramadu Cup 2025, Azalea Juga Moncer di Soekarno Fun Run

Nasib serupa dialami warga Desa Masalima yang hendak mengajukan pembuatan KUB. Kepala Desa Darussalam juga tidak ada di tempat.

Salah satu staf desa bahkan menyarankan warga untuk pergi ke daratan (Sumenep) demi mendapatkan tanda tangan dan stempel.

Di Desa Kramian, Pj. Sementara Idris sudah lama tidak terlihat. Warga melaporkan bahwa ia diduga tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa dan tidak melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengambilan keputusan. Inspektorat Sumenep telah memanggil Idris, tetapi belum ada kejelasan terkait kasus tersebut.

Sementara itu, warga Desa Masakambing mengaku sudah hampir satu tahun ditinggal oleh Pj. Sementara Ainul Yakin.

Seorang warga mengatakan, Ainul Yakin terakhir terlihat saat bulan puasa 2024 lalu, kemudian sempat datang sebentar pada Desember 2024 bersama Inspektorat Sumenep, tetapi hanya dalam hitungan jam sebelum kembali pergi.

Baca Juga :  Halal Bihalal di Pendopo Agung: Muhammadiyah Sumenep Gagas Gerakan Silaturahmi Berkemajuan

Kondisi ini semakin parah karena Camat Masalembu, Achmad Auzai Rahman, juga tidak ada di kantor.

Beberapa warga mencoba mengadu langsung ke kecamatan, tetapi justru mendapati kantor kosong.

“Kami pikir Pak Camat ada, karena kemarin ada kapal dari Surabaya. Ternyata sudah berbulan-bulan beliau juga tidak berada di Masalembu,” ungkap salah seorang warga, Jum’at (7/2/25).

Ketiadaan pejabat pemerintahan ini menghambat pelayanan publik dan memicu kecurigaan terhadap pengelolaan anggaran desa.

Warga khawatir Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan justru ikut “hilang” bersama para pejabatnya.

“Kami meminta Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo segera mengganti atau memberi sanksi tegas kepada pejabat yang lalai ini. Kalau perlu, pecat mereka karena sudah jelas menyengsarakan masyarakat,” ujar perwakilan warga.

Masyarakat juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Inspektorat untuk segera mengaudit desa-desa di Kecamatan Masalembu.

Baca Juga :  Berkah Ramadhan, Kapolres Sumenep Gelar Bukber Sahabat Teristimewa Serta Bagikan Santunan dan Bingkisan

Selain itu, mereka juga meminta perhatian dari Anggota DPRD Sumenep Dapil 7 Darul Hasyim Fath, H. Mas’ud, Saifurrahman, Ahmad Juhairi, dan H. Hosnan Abrori untuk memperjuangkan hak masyarakat Masalembu agar mendapatkan pelayanan pemerintahan yang layak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep maupun pihak terkait mengenai keluhan masyarakat Masalembu ini. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU