Sumenep Perkuat Diplomasi Budaya di Malang, Lima Warisan Budaya Takbenda Terima Sertifikat

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep Perkuat Diplomasi Budaya di Malang, Lima Warisan Budaya Takbenda Terima Sertifikat

Sumenep Perkuat Diplomasi Budaya di Malang, Lima Warisan Budaya Takbenda Terima Sertifikat

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan langkah diplomasi budayanya di tingkat provinsi dengan menghadiri seremoni Penyerahan Apresiasi Seniman/Budayawan serta Tunjangan Kehormatan Juru Pelihara Cagar Budaya dan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) yang digelar Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (22/2/2025).

Bupati Sumenep diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si.

Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan simbol komitmen daerah dalam menjaga identitas dan memori kolektif masyarakat Madura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah panggung bernuansa hijau toska dengan deretan bendera Merah Putih, seremoni berlangsung khidmat.

Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat perlindungan cagar budaya serta warisan budaya tak benda.

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Hadiri Jalan Sehat Bersama Bupati dan Forkopimda: Wujudkan Sinergi dan Hidup Sehat

Momentum itu terasa istimewa bagi Sumenep. Lima Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Sumenep resmi menerima sertifikat pengakuan, yakni:

– Tari Ghambu Sumenep
– Tari Theng Terek
– Mentho Sumenep
– Jamasan Pusaka Sumenep
– Bal Budhi

Bagi Faruk Hanafi, penyerahan sertifikat tersebut bukan sekadar seremoni administratif, tetapi pengakuan atas kekayaan nilai, filosofi, dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

“Warisan budaya takbenda adalah ruh kebudayaan kita. Ia tidak hanya berbentuk tarian atau tradisi, tetapi nilai, makna, dan kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi,” kata Faruk Hanafi kepada wartawan usai acara.

Ia menjelaskan, Tari Ghambu dan Tari Theng Terek mencerminkan ekspresi seni pertunjukan khas Sumenep yang sarat nilai estetika dan sejarah.

Baca Juga :  Karutan Sumenep Sulap Dua Gudang Jadi Ruang Isolasi dan Sentra Batik Warga Binaan

Sementara Mentho Sumenep sebagai seni pertunjukan rakyat menjadi media kritik sosial sekaligus hiburan tradisional yang membumi.

Adapun Jamasan Pusaka Sumenep merupakan tradisi sakral yang merepresentasikan penghormatan terhadap pusaka dan sejarah leluhur.

Sedangkan Bal Budhi menjadi simbol kearifan lokal dalam merawat harmoni sosial dan spiritual masyarakat.

“Pengakuan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus melakukan pendataan, pembinaan, dan regenerasi pelaku budaya. Tantangan terbesar adalah memastikan warisan ini tidak berhenti pada generasi hari ini,” tegasnya.

Faruk menekankan bahwa pelestarian budaya tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi langkah strategis agar program pelestarian di daerah selaras dengan kebijakan tingkat provinsi.

“Kami siap memperkuat kolaborasi, mulai dari dokumentasi, digitalisasi, hingga penguatan ekosistem kebudayaan. Budaya bukan sekadar masa lalu, tetapi fondasi pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Menurutnya, digitalisasi warisan budaya menjadi agenda prioritas agar kekayaan budaya Sumenep terdokumentasi dengan baik dan dapat diakses lebih luas, terutama oleh generasi muda.

Baca Juga :  Ketua YKB Jatim Salurkan Makan Bergizi Gratis di TK Kemala Bhayangkari 81 Sumenep

Kehadiran Pemkab Sumenep dalam forum tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan identitas budaya sebagai karakter masyarakat.

Di tengah arus modernisasi, Sumenep memilih tetap berpijak pada akar budayanya merawat tradisi, memperkuat jati diri, dan membawa warisan leluhur melangkah percaya diri ke masa depan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Tekankan Integritas dan Nasionalisme
Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan
Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani
Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat
Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal
Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi di Lamongan, Ketua PBSI: Semoga Jadi Semangat Atlet Lain
Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif

BERITA TERKAIT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Tekankan Integritas dan Nasionalisme

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat

BERITA TERBARU